Arus Balik Lebaran, 450.000 Kendaraan Masih Tertahan di Jateng

Arus Balik Lebaran, 450.000 Kendaraan Masih Tertahan di Jateng
Suasana di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang pada Sabtu (28/3/2026). (Daerah/Adhik Kurniawan).

Medianusantara.site, SEMARANG — Sebanyak 2,7 juta kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, pada momen arus balik Lebaran 2026. Meski demikian, masih ada sekitar 450.000 kendaraan yang belum melintas atau masih berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan pada Jumat (27/3/2026) hingga Sabtu (28/3/2026), sekitar 202.000 kendaraan melintas melalui GT Kalikangkung menuju Jakarta. Namun, arus balik diperkirakan masih akan berlanjut karena belum seluruh pemudik kembali.

“Semalam sampai pagi tadi, 202.000 kendaraan atau total 2,7 juta atau 74% kendaraan balik. Masih ada 26% [belum] kembali,” ungkap Rivan saat mendampingi kunjungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di GT Kalikangkung Semarang, Sabtu.

Menurut Rivan, sekitar 26% kendaraan yang belum keluar dari wilayah Jawa Tengah berpotensi memicu lonjakan arus balik lanjutan. Oleh karena itu, koordinasi terus dilakukan bersama Kementerian PU dan Korlantas Polri untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan pemudik.

“Kami prediksi [26%] kembali hari ini di atas 200.000 dan 250.000 di hari Minggu [29/3/2026] yang akan datang,” bebernya.

Potensi Lonjakan Arus Balik dan Skema One Way

Hal senada disampaikan Menteri PU, Dody Hanggodo. Ia memperkirakan arus balik masih akan terjadi pada 28–29 Maret 2026 meski puncak arus telah terjadi pada 24 Maret 2026.

“Kami sampaikan kebijakan one way sepenggal tahap 2 sudah dilakukan. Korlantas akan siapkan tahap 3 yang penerapannya nanti sesuai parameter arus yang melintas di gerbang tol,” kata Dody.

Selain skema one way sepenggal, kesiapan rest area juga telah dioptimalkan. Termasuk tim perbaikan jalan yang disiagakan selama 24 jam.

“Hasil monitor di Cirebon banyak lubang, kemarin sudah saya perintahkan segera tutup. Tapi karena hujan masih bisa terjadi, tim selalu kami siapkan,” sambungnya.

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membuka peluang penerapan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional saat arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini akan diberlakukan dari Km 414 hingga Km 70 Tol Trans Jawa apabila terjadi peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta.

“Apakah harus di Km 414 nanti one way nasional arus balik tahap kedua atau mungkin kalau tidak ada bangkitan (kenaikan arus lalu lintas) yang tinggi, nanti mungkin kami geser ke one way tahap tiga. Mungkin boleh di Batang, boleh di Kendal,” kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Leave a Reply