Medianusantara.site, SALATIGA — Olahraga padel kian naik daun di Indonesia dalam setahun terakhir, termasuk di Kota Salatiga. Meski sudah eksis sejak 1969 di Meksiko, popularitas padel baru benar-benar meroket belakangan ini seiring viralnya di media sosial.
Padel merupakan olahraga hasil modifikasi tenis yang dimainkan di lapangan lebih kecil dan dikelilingi dinding, menggabungkan unsur tenis dan squash. Setelah berkembang pesat di Spanyol, kini padel menjadi salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia, termasuk di Indonesia.
Fenomena ini mendapat sambutan positif dari Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit. Ia bahkan mengaku rutin bermain padel sekali dalam sepekan.
“Padel sekarang sudah menjadi lifestyle. Tidak hanya menyehatkan, tapi juga bisa menciptakan prestasi,” ujar Dance saat menghadiri pelantikan pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Salatiga di Mini Teater Bung Karno, kompleks DPRD Salatiga, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, padel bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ruang sosial baru bagi masyarakat. Dance melihat banyak komunitas, termasuk kalangan ibu-ibu, memanfaatkan padel sebagai ajang berkumpul hingga membuka peluang jejaring bisnis.
“Saya melihat ada peluang bisnis dari olahraga ini. Sering kali setelah bermain, mereka lanjut berdiskusi, bahkan sampai malam,” tambahnya.
Ketua PBPI Salatiga, Dyah Ayu Phitaloka, menyebut minat masyarakat terhadap padel terus meningkat. Pihaknya menargetkan olahraga ini dapat membawa nama Salatiga ke tingkat nasional.
“Keberhasilan organisasi ini tidak bisa dicapai sendiri. Kami butuh kolaborasi semua pihak. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan padel Salatiga,” ujarnya.
Dyah menjelaskan, perkembangan padel di Salatiga cukup pesat. Dalam waktu singkat, sudah tersedia lima lapangan padel. Dari jumlah tersebut, empat lapangan aktif digunakan, sementara satu lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Ketersediaan fasilitas ini dinilai tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga membuka peluang bisnis serta menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah untuk bermain padel sekaligus berwisata di Salatiga.

Leave a Reply