Medianusantara.site, JAKARTA — Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena mengaku kecewa laga terakhir timnya saat menjamu Persis Solo pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 harus digelar tanpa kehadiran penonton.
Pertandingan Persita melawan Persis Solo dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu (23/5/2026).
“Pemikiran terakhir saya, hal pertama adalah sangat sedih karena kita tidak bisa bermain di depan para penggemar kita. Kita harus memainkan pertandingan terakhir di Banten dengan tanpa kehadiran mereka (suporter),” ujar Pena dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
Meski tanpa dukungan langsung suporter, Pena memastikan timnya tetap bertekad menutup musim dengan kemenangan.
“Kalian tahu, kita tahu, kita semua tahu betapa pentingnya pertandingan besok bagi semua orang di Persita dan kita akan benar-benar fokus untuk berjuang meraih tiga poin,” kata Pena.
Pertandingan Persita kontra Persis Solo digelar tanpa penonton dengan alasan keamanan. Aparat Polda Banten dan Polres Serang khawatir karena laga tersebut berlangsung bersamaan dengan pertandingan perebutan gelar Super League antara Persib Bandung melawan Persijap.
Polisi juga harus mengantisipasi potensi parade kemenangan pendukung Persib Bandung sehingga pengamanan difokuskan pada dua agenda tersebut.
Persita Siap Ladeni Persis yang Berjuang Hindari Degradasi
Menghadapi Persis Solo yang tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi, Pena meminta para pemain Persita tampil agresif sejak awal pertandingan.
Menurut dia, Persis dipastikan tampil habis-habisan demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, Persita juga memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif.
“Sekarang kita harus menyamai skor atau bahkan lebih agresif dari mereka jika kita ingin memiliki peluang untuk memenangkan tiga poin. Tentu saja mereka berjuang untuk tidak terdegradasi ke liga dua, tetapi itu bukan masalah kita, Anda tahu,” kata Pena.
“Kita ingin menang, kita ingin menyelesaikan musim dengan empat puluh delapan poin, kita ingin menyelesaikan musim dengan cara yang baik, dengan suasana hati yang baik dan besok kita akan memberikan 100% untuk mendapatkan tiga poin,” lanjutnya.
Bagi Persita, laga ini juga penting karena kemenangan akan membuat Pendekar Cisadane mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Saat ini Persita menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Jika menang atas Persis Solo, Persita akan menutup musim dengan 48 poin dan melampaui rekor sebelumnya yakni 47 poin pada musim 2022/2023.

Leave a Reply