SNBT UNS Solo 2026: Peminat Tembus 91.000, yang Diterima Hanya 3.624 Orang

SNBT UNS Solo 2026: Peminat Tembus 91.000, yang Diterima Hanya 3.624 Orang
Jika UKT dan IPI dibatalkan, kemungkinan biaya operasional kampus UNS Solo pada 2024 mengalami kekurangan hingga Rp100 miliar. (Daerah.com/Joseph Howi Widodo)

Medianusantara.site, SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menerima 3.624 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes atau SNBT tahun 2026. Pengumuman hasil seleksi ini dilakukan serentak secara nasional pada Senin (25/5/2026).

Kepala Kantor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Sutarno, memaparkan ribuan mahasiswa baru jalur SNBT itu tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Perinciannya, 300 orang diterima di jenjang Diploma Tiga (D3), 363 orang di jenjang Sarjana Terapan (D4), dan 2.961 orang di jenjang Sarjana (S1).

Pada penerimaan SNBT tahun ini, Sutarno mengatakan UNS membuka total 98 program studi (prodi), yang terdiri atas 11 prodi D3, 12 prodi D4, dan 75 prodi S1. 

“Jumlah peminat prodi di UNS pada SNBT 2026 ini sangat membeludak, mencapai 91.611 orang. Angka ini menempatkan UNS di peringkat kedua sebagai perguruan tinggi negeri [PTN] di Indonesia dengan jumlah peminat terbanyak,” terang Sutarno, Senin.

Secara keseluruhan, tingkat keketatan persaingan masuk UNS melalui jalur SNBT berada di angka 3,96 persen. Jika ditinjau dari jumlah pendaftar di tingkat nasional, Prodi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) UNS sukses menempati urutan pertama nasional, disusul Prodi D4 Keperawatan Anestesiologi di urutan keenam.

Sutarno juga memerinci daftar 10 program studi dengan keketatan persaingan tertinggi di masing-masing kelompok ujian. Semakin kecil persentasenya, semakin ketat persaingan untuk memperebutkan kursi di prodi tersebut:

10 Prodi Vokasi (D3 & D4) Paling Ketat:

  1. D4 Keperawatan Anestesiologi (0,48%)
  2. D4 Manajemen Bisnis (0,51%)
  3. D3 Farmasi (0,64%)
  4. D3 Manajemen Administrasi (0,76%)
  5. D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (0,77%)
  6. D3 Budi Daya Ternak (1,07%)
  7. D3 Perpajakan (1,11%)
  8. D3 Akuntansi (1,24%)
  9. D3 Agribisnis (1,32%)
  10. D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (1,46%)

10 Prodi S1 Saintek Paling Ketat:

  1. Farmasi (2,13%)
  2. Teknik Industri (3,10%)
  3. Kedokteran (3,14%)
  4. Teknik Elektro​ (3,39%)
  5. Informatika (3,69%)
  6. Ilmu dan Teknologi Pangan (3,83%)
  7. Teknik Mesin (4,27%)
  8. Teknik Sipil (4,29%)
  9. Psikologi (4,30%)
  10. Ilmu Lingkungan (4,52%)

10 Prodi S1 Soshum Paling Ketat:

  1. Bisnis Digital (2,57%)
  2. Ilmu Komunikasi (2,95%)
  3. Manajemen (3,14%)
  4. Akuntansi (3,52%)
  5. Ilmu Administrasi Negara (4,01%)
  6. Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (4,20%)
  7. Sastra Inggris (4,70%)
  8. Hubungan Internasional (4,94%)
  9. Bimbingan dan Konseling (5,34%)
  10. Sosiologi (6,25%)

Lebih lanjut, Sutarno mengimbau para calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos untuk segera melakukan registrasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Informasi detail mengenai tata cara dan jadwal registrasi dapat diakses langsung melalui laman resmi SPMB UNS di spmb.uns.ac.id.

Sementara itu, bagi peserta yang belum beruntung di jalur SNBT, asa untuk berkuliah di UNS belum sepenuhnya tertutup. “Bagi peserta yang belum lolos seleksi jalur SNBT, UNS masih membuka jalur Seleksi Mandiri [SM-UNS] Tahun 2026. Pendaftaran Seleksi Mandiri ini masih dibuka hingga tanggal 2 Juni 2026,” tandasnya.

Leave a Reply