Medianusantara.site, SUKOHARJO — Pemasangan pagar besi setinggi 2,5 meter di depan Pakuwon Mall Solo Baru menjadi sorotan publik menyusul kebijakan serupa yang diterapkan di sejumlah pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group di Jakarta dan Surabaya. Manajemen menegaskan pemagaran dilakukan untuk meningkatkan ketertiban sekaligus keselamatan pengunjung.
Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, menjelaskan tujuan utama pemasangan pagar adalah mengarahkan pengunjung agar menyeberang melalui jalur yang aman dan tidak masuk ke area mal secara sembarangan.
“Kalau semua orang nyebrang masuk sembarangan, ini kan bahaya buat mereka sendiri penyeberang. Awalnya di sana,” ujar Sutandi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @tanpurnomosidi.
Menurut dia, pemasangan pagar bukan merupakan kebijakan baru maupun respons terhadap isu keamanan tertentu. Ia membantah anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa pemagaran dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sutandi menjelaskan sejumlah pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group telah menggunakan pagar sejak lama. Salah satunya Royal Plaza Surabaya yang telah dipagari sejak 2006.
“Royal Plaza Surabaya pagarnya itu dari 2006. Sudah 20 tahun. Kena hujan, kena panas, karatan semua. Kita harus perbaiki, kita harus upgrade. Itu saja, sesederhana itu,” katanya.
Pantauan Espos, Minggu (2/8/2026), pagar besi berwarna hijau dipasang di sisi utara Pakuwon Mall Solo Baru yang berada di Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Pekerjaan pemasangan telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
Sementara itu, Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, mengaku belum menerima penjelasan resmi mengenai pemasangan pagar tersebut. Meski demikian, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo untuk memastikan pagar tidak berdiri di atas fasilitas umum.
“Secara jelas, kami belum tahu alasan pemasangan pagar. Mungkin manajemen mal yang lebih paham,” ujar Herdis.

Leave a Reply