Masuk Tahap Fondasi, Jembatan Ngancar di Jatinom Klaten Ditarget Kelar November

Masuk Tahap Fondasi, Jembatan Ngancar di Jatinom Klaten Ditarget Kelar November
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengecek pembangunan Jembatan Ngancar di Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, Rabu (26/8/2026). (Istimewa/Bagian Prokopim Setda Klaten)

Medianusantara.site, KLATEN — Pembangunan jembatan Ngancar yang menjadi penghubung Kecamatan Jatinom-Karangnongko serta jalur alternatif Klaten-Boyolali ditargetkan selesai awal November 2026. Saat ini, pembangunan jembatan di jalur antara Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom dan Desa Jiwan, Kecamatan Karangnongko itu sudah memasuki tahap pemasangan fondasi.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menjelaskan pembangunan jembatan tersebut sudah sesuai rencana. Kepastian itu diperoleh Hamenang setelah mengecek langsung proyek pembangunan Jembatan Ngancar yang berada di ketinggian sekitar 40 meter dari sungai, Rabu (26/8/2026).

“Alhamdulillah progresnya bagus, sudah mulai pemasangan fondasi. Meskipun, fondasi lama memang masih ada karena untuk jalur distribusi. Tetapi fondasi baru sudah mulai dipasang. Bahan materialnya sudah komplet. Saya tanya ke kepala DPUPR dan pelaksana di lapangan alhamdulillah masih on schedule,” kata Hamenang saat ditemui di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (27/8/2026).

Lantaran hal itu, tim teknis optimistis pembangunan Jembatan Ngancar selesai awal November 2026. “Kita berdoa bersama semoga cuacanya mendukung sehingga bisa sesuai target. Kalau awal November jadi, mungkin di pertengahan November bisa kemudian digunakan,” jelas Hamenang.

Mendukung Berbagai Sektor

Jembatan Ngancar memiliki lebar 7 meter dengan 6 meter lebar efektif digunakan untuk jalan. Panjang jembatan tetap yakni 80 meter. Selain memperlancar mobilisasi warga, pembangunan jembatan tersebut diharapkan bisa mendukung berbagai sektor termasuk pariwisata. Jembatan Ngancar berada di jalur penghubung ke wilayah lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang.

“Tentu harapan ke epan kalau jembatan sudah jadi, saya mengajak untuk bersama-sama menjaga agar infrastruktur ini bisa lebih awet, kemudian yang menggunakan ya harus sesuai dengan kelas jalannya karena sudah ada aturan-aturan. Harapan kami, infrastruktur yang sudah dibiayai dengan mahal ini bisa dimanfaatkan, dinikmati oleh masyarakat dengan usia yang lebih panjang,” kata Hamenang.

Diberitakan sebelumnya, akses melintasi jembatan Ngancar ditutup menyusul ada pembongkaran dan penggantian konstruksi jembatan. Penutupan dilakukan sejak akhir April lalu. Untuk sementara, akses melintasi jembatan itu dialihkan.

Sebelumnya, kondisi Jembatan Ngancar rusak parah selama beberapa tahun. Aspal di badan jembatan mengelupas dan beberapa bagian ditutup menggunakan pelat baja lantaran berlubang. Salah satu sisi pagar jembatan juga mengalami kerusakan. Selain kendaraan pribadi, truk pengangkut material galian C bolak-balik melintas di jembatan tersebut.

Leave a Reply