Medianusantara.site, BANGKOK — Seluruh 50 distrik di ibu kota Thailand, Bangkok, ditetapkan sebagai zona bencana akibat hujan deras dan banjir. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan gangguan lalu lintas dan menghambat aktivitas sehari-hari. Wilayah Bangkok bagian timur menjadi salah satu daerah yang paling terdampak, menurut Bangkok Post, Sabtu (26/9/2026).
Diberitakan Antara, penetapan status tersebut memungkinkan Pemerintah Metropolitan Bangkok, lembaga-lembaga pemerintah lainnya, serta pemerintah daerah mengambil tindakan lebih cepat dan terkoordinasi di wilayah terdampak.
Warga mendapat peringatan melalui sistem cell broadcast atau pesan siaran seluler bahwa ketinggian air di kanal-kanal yang sudah berada pada level kritis diperkirakan akan terus meningkat.
Sementara itu, Departemen Meteorologi Thailand mengatakan cuaca yang tidak menentu tersebut disebabkan oleh sistem tekanan rendah yang kuat di wilayah Dataran Tengah bagian bawah, Bangkok, dan provinsi-provinsi di sekitarnya. Kondisi tersebut juga dipengaruhi menguatnya monsun barat daya di Laut Andaman, wilayah selatan, dan Teluk Thailand.
Departemen tersebut memperingatkan pada Sabtu bahwa hujan lebat diperkirakan terjadi di seluruh Thailand hingga Minggu.
Pemerintah Metropolitan Bangkok mengatakan banjir dapat surut dalam waktu enam jam jika tidak terjadi hujan tambahan. Stasiun pompa juga beroperasi dengan kapasitas penuh.
Warga di sejumlah lingkungan juga melakukan pembelian bahan-bahan pokok secara berlebihan (panic buying) dengan membeli dan menimbun kebutuhan pokok karena khawatir kondisi banjir akan memburuk.

Leave a Reply