JJLS Parangtritis Diperlebar Jadi Empat Lajur, Ini Ruas yang Digarap

JJLS Parangtritis Diperlebar Jadi Empat Lajur, Ini Ruas yang Digarap
Jajaran Komisi C DPRD DIY saat meninjau langsung uji coba Kelok 23, Senin (14/9/2026)./Istimewa-Dokumen DPRD DIY

Medianusantara.site, BANTUL — Pelebaran Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Parangtritis, Kretek, Bantul, mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Ruas jalan yang sebelumnya terdiri atas dua lajur akan dikembangkan menjadi empat lajur, disertai pemasangan pembatas di bagian tengah jalan.

Pekerjaan tersebut mencakup jalur dari Simpang Empat Kelok 23 di Jalan Parangtritis hingga Jembatan Kretek 2. Sejumlah alat berat telah beroperasi untuk mengeruk sisi utara jalan, menimbun material, dan memadatkan badan jalan.

Jagabaya Kalurahan Parangtritis, Karjana, mengatakan pekerjaan pelebaran merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur JJLS, termasuk penyambungan ruas jalan yang telah selesai dibangun antara Kretek dan Girijati.

“Sekarang baru dimulai lagi untuk penggarapan yang di Grogol, di Parangtritis juga akan digarap kaitannya dengan pelebaran jalan. Yang sekarang dua lajur, besok menjadi empat lajur,” kata Karjana, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Karjana, pekerjaan pelebaran jalan tersebut mulai dilaksanakan pada September 2026. Pengembangan infrastruktur juga mencakup pembangunan area istirahat atau rest area untuk melengkapi fasilitas di sepanjang jalur tersebut.

Pelebaran Jalan Disertai Pembatas Tengah

Selain menambah jumlah lajur, proyek JJLS di kawasan Parangtritis mencakup pemasangan pembatas di tengah jalan. Fasilitas tersebut sebelumnya belum tersedia di ruas yang sedang dikerjakan.

Penambahan lajur dan pembatas tengah menjadi bagian dari penataan jalan di kawasan tersebut. Pengembangan ini diharapkan mendukung kelancaran arus kendaraan seiring dengan pengembangan ruas JJLS.

Pembangunan rest area juga masuk dalam rangkaian pekerjaan yang disampaikan Karjana. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur untuk melengkapi konektivitas jalan dan menunjang kebutuhan pengguna JJLS yang melintas di kawasan Parangtritis.

Alat Berat Mulai Bekerja Sejak 5 Oktober

Petugas Satuan Lalu Lintas Polsek Kretek, Aiptu Sigit, mengatakan pekerjaan pelebaran jalan dari dua menjadi empat lajur telah berlangsung sejak Senin (5/10/2026).

“Hari Senin yang lalu alat berat mulai bekerja untuk pelebaran jalan dari dua lajur menjadi empat lajur,” ujarnya.

Aktivitas alat berat terlihat dalam proses pengerukan di sisi utara JJLS. Setelah pengerukan, pekerjaan dilanjutkan dengan penimbunan material dan pemadatan badan jalan.

Selama proyek berlangsung, petugas turut mengatur lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus menjaga kelancaran pekerjaan. Aktivitas pengerukan dan penimbunan material di sekitar jalur yang dilalui kendaraan juga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan.

Karena itu, pengguna jalan yang melintas di kawasan proyek diminta memperhatikan kondisi jalan dan rambu peringatan yang telah dipasang. Pengendara juga perlu mengurangi kecepatan serta mengikuti arahan petugas selama pekerjaan berlangsung.

Pengendara Diminta Mematuhi Rambu Proyek

Aiptu Sigit menyebut rambu lalu lintas telah tersedia di lokasi pekerjaan. Pengguna jalan diimbau mematuhi petunjuk tersebut selama melintasi kawasan pelebaran JJLS.

“Sudah ada tanda rambu lalu lintas pada proyek tersebut, jadi patuhi rambu-rambu yang ada,” tuturnya.

Imbauan itu ditujukan kepada pengguna jalan yang melintasi kawasan proyek selama pengerjaan berlangsung. Pengendara diminta lebih berhati-hati, memperhatikan rambu peringatan, mengurangi kecepatan, serta mengikuti arahan petugas hingga pekerjaan pelebaran jalan selesai.

Leave a Reply