Medianusantara.site, SOLO — Lazismu Kota Solo menggelar tasaruf akbar dengan menyalurkan santunan kado Ramadan sekaligus memberikan literasi keuangan bagi masyarakat di Auditorium Mohammad Djazman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (12/3/2026) petang.
Sebanyak 250 penerima bantuan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari guru TK, guru ngaji, marbot masjid, pengemudi ojek online, sukarelawan pengatur lalu lintas, hingga komunitas preman insaf. Acara juga dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo KH Subari.
Dalam kegiatan itu, peserta juga mendapatkan edukasi literasi dan inklusi keuangan berupa materi pengelolaan keuangan di era digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo serta materi transformasi dan kemandirian ekonomi dari BPRS Hikmah Khazanah. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Solo, Raynal Falah, mengatakan tasaruf akbar merupakan agenda rutin Lazismu Solo setiap Ramadan. Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan OJK, BPRS Hikmah Khazanah, Lazismu Kantor Layanan PKU Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo, serta Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Solo.
“Ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus momentum mengenalkan literasi keuangan. Bagaimana memanajemen keuangan karena pada Ramadan dan Idulfitri biasanya masyarakat menerima banyak rezeki,” kata Raynal kepada Espos.
Ia berharap rezeki yang diterima masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tidak habis begitu saja, tetapi dapat dikelola dan direncanakan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, OJK Solo juga memaparkan materi mengenai pusat penanganan penipuan transaksi keuangan.
Raynal menambahkan Lazismu Solo juga menjalankan sejumlah program sosial selama Ramadan 2026, seperti berbagi takjil, berbagi makanan sahur di ruang publik dan masjid di Kota Solo, serta santunan bagi anak yatim.
Ia menjelaskan santunan anak yatim yang diberikan Lazismu Solo menyasar anak-anak yatim nonpanti.
“Anak-anak yatim yang berada di panti asuhan biasanya sudah mendapatkan santunan. Karena itu Lazismu Solo memberikan santunan kepada anak-anak yatim di luar panti yang memang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Menurut Raynal, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah memiliki data anak-anak yatim yang membutuhkan bantuan sehingga program santunan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Leave a Reply