Medianusantara.site, BANTUL — Dua insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Minggu (22/3/2026) sore. Dalam dua kejadian tersebut, empat pelajar terseret arus rip current saat bermain air. Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas SAR.
Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Sektiaji Bagus, menjelaskan insiden pertama terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Dua anak yakni Hanip, 12, warga Banguntapan, dan Fikri, 12, warga Mancingan, terseret arus saat bermain air bersama keluarga di zona berbahaya.
“Korban terlalu asyik bermain di area rip current, kemudian terseret ke tengah dan sempat tenggelam,” ujar Sektiaji.
Petugas yang berjaga di lokasi segera melakukan pertolongan dengan berenang menggunakan pelampung. Kedua korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke posko SAR untuk penanganan lanjutan serta pendataan.
Sekitar satu jam kemudian, insiden serupa kembali terjadi di lokasi yang tidak jauh dari tempat pertama, sekitar pukul 16.30 WIB. Dua pelajar asal Padalarang, Jawa Barat, yakni Rifqi Azfar, 15, dan Maulana Sukma P., 15, juga terseret arus saat bermain air.
Petugas yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan kedua korban dalam kondisi selamat.
“Petugas langsung merespons cepat begitu melihat korban terseret arus. Keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” katanya.
Dalam penanganan dua kejadian tersebut, tim gabungan yang terlibat antara lain Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul, Ditpolairud Polda DIY, serta warga sekitar.
Sektiaji mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak bermain air di area yang memiliki arus kuat. “Rip current di pantai selatan tidak selalu terlihat, tetapi sangat berbahaya. Kami minta pengunjung lebih waspada,” ujarnya.
Berita ini telah ditayangkan di Harian Jogja dengan judul “Empat Pelajar Terseret Arus Rip Current Paris, Begini Kondisinya”

Leave a Reply