DPRD Solo Nilai Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Cukup Baik

DPRD Solo Nilai Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Cukup Baik
Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (13/8/2025). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Medianusantara.site, SOLO — Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, memberikan penilaiannya terhadap penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menurutnya, agenda tersebut berlangsung cukup baik.

“Kita lihat dari awal untuk arus mudik itu kesiapan dari Pemkot Solo, terutama dalam pantauan kebutuhan pokok, sembako di masing-masing pasar, kemarin lima pasar, relatif lebih baik,” ujar dia, Sabtu (28/3/2026).

Budi menyebut pemerintah memastikan ketersediaan sembako cukup hingga April 2026. “Kesediaan sembako itu juga tercukupi sampai April 2026, aman lah,” ungkap politikus dari PDIP tersebut.

Sedangkan untuk Posko Lebaran 2026, walau hanya ada lima Posko, Budi menilai semua berjalan dengan baik. Termasuk Posko Induk di area Benteng Vastenburg Solo. 

“Posko-posko, dibandingkan dengan Nataru ini malah lebih sedikit. Kalau Nataru kan lebih dari lima. Kalau yang Lebaran ini, dengan posko induk yang di Vastenburg, jumlahnya lima. Semuanya berjalan dengan baik,” urai dia.

Secara umum Budi menilai penyelenggaraan arus mudik dan balik Lebaran 2026 relatif aman. Termasuk pada masa Lebaran 2026. “Catatan secara khusus sih relatif aman lah, baik, bagus. Juga pantauan di pasar-pasar tradisional, lalu Pemkot Solo juga ada pasar murah di 15 kelurahan itu juga relatif bagus,” tutur dia.

Ihwal pembelanjaan uang masyarakat, secara umum Budi melihat lumayan bagus. Artinya masyarakat mempunyai daya beli untuk mendapatkan barang-barang yang mereka inginkan.

“Setelah Lebaran, atau saat Lebaran, banyak pasar tradisional diserbu pendatang dari luar. Ya mungkin mereka sekadar bernostalgia, mungkin pernah tinggal di Solo. Contoh Pasar Gede dan Pasar Klewer sempat padat. Padahal sebelum Lebaran relatif landai. Tapi di momen Lebaran dan beberapa hari setelahnya malah cukup ramai,” ungkap dia.

Budi juga menyoroti dampak positif dari pembenahan yang sudah dilakukan di Taman Balekambang Solo. Salah satu destinasi wisata khas Kota Bengawan itu menjadi salah satu magnet wisatawan.

“Ada pembenahan-pembenahan terutama di Taman Balekambang yang kemarin dipakai acara Bakdan di Solo itu juga sudah relatif bagus. Karena memang di masa transisi pemerintahan kan butuh banyak pembenahan. Tapi di sisi yang lain mulai 2025 dengan anggaran yang ada kita optimalkan. Mulai 2025 Inpres lalu 2026 ada penurunan TKD, ini kita harus terus mengelola anggaran yang ada agar tetap bisa maksimal,” terang dia.

Leave a Reply