Geger Pengadaan 25.000 Unit Motor Listrik MBG, Purbaya Akui Kebobolan

Geger Pengadaan 25.000 Unit Motor Listrik MBG, Purbaya Akui Kebobolan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/12/2025). ANTARA/Imamatul Silfia/pri.

Medianusantara.site, JAKARTA – Pengadaan sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah menjadi sorotan publik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kebobolan terkait pengadaan sepeda motor listrik yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Purbaya menjelaskan berdasarkan pengecekan internal ke jajarannya, pengadaan tersebut bersumber dari perencanaan anggaran tahun lalu. Dia pun menyayangkan lolosnya anggaran pengadaan kendaraan operasional tersebut, mengingat fokus utama anggaran MBG semestinya dialokasikan langsung untuk makanan para siswa.

“Saya tanya semalam, tahun ini ada tidak [anggarannya], enggak ada. Jadi tahun ini tidak ada lagi pembelian. Tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya, seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos [karena seharusnya anggaran fokus ke makanan siswa],” ungkapnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan itu sekaligus merespons klarifikasi dari Kepala BGN Dadan Hindayana sebelumnya. Dadan sempat menyebutkan bahwa pengadaan motor listrik yang ditujukan untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut memang masuk dalam anggaran 2025, yang mana realisasinya diklaim telah dimulai secara bertahap sejak Desember 2025.

Terkait kecolongan anggaran pada tahun lalu tersebut, Purbaya menduga pengajuan dan persetujuan dana pengadaan motor kemungkinan terjadi pada masa transisi sebelum dirinya resmi menjabat menteri keuangan pada September 2025.

“Jadi saya enggak tahu. Tapi nanti kita lihat lagi ke depan, tapi yang jelas ke depan tidak ada lagi,” kata bendahara negara itu.

Sebagai catatan, pihak BGN sendiri telah mengonfirmasi bahwa deretan motor listrik yang terparkir dalam video viral di media sosial tersebut hingga saat ini belum dibagikan kepada pihak terkait.

Kendaraan tersebut masih tertahan karena harus melalui kelengkapan administrasi dan pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat didistribusikan secara resmi. Adapun, total pengadaan motor listrik untuk SPPG sebanyak 25.000 unit.

Dadan mengatakan pengadaan motor listrik untuk SPPG dilakukan agar distribusi MBG bisa menjangkau daerah yang aksesnya sulit.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Purbaya Akui Kebobolan soal Ribuan Motor Listrik MBG, Klaim Tak Akan Ada Pembelian Lagi

Leave a Reply