Karanganyar Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

Karanganyar Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026
Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wabup Adhe Eliana dan BUMD saat menerima penghargaan TOP BUMD Awards 2026 di Jakarta pada Senin (13/4/2026). (Istimewa/Pemkab Karanganyar)

Medianusantara.site, KARANGANYAR — PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan tertinggi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Bank milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar tersebut memperoleh Platinum Trophy setelah enam tahun berturut-turut meraih predikat Bintang Lima.

Capaian tersebut menempatkan PT BPR Bank Daerah Karanganyar sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan performa terbaik di Indonesia.

Dalam ajang tersebut, penghargaan juga diberikan kepada Bupati Karanganyar Rober Christanto sebagai Top Pembina BUMD 2026, serta Direktur Bank Daerah Karanganyar Haryono yang dinobatkan sebagai Top CEO BUMD 2026.

Selain Bank Daerah Karanganyar, sejumlah BUMD lain di Kabupaten Karanganyar juga meraih penghargaan.

PT BPR Bank Karanganyar (Perseroda) meraih predikat Bintang 4, PUD Aneka Usaha Karanganyar memperoleh predikat Bintang 3, sementara PUDAM Tirta Lawu Karanganyar meraih predikat Bintang 4 atas kinerja pelayanan air bersih.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi perusahaan daerah dalam mendukung pembangunan melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Ajang penghargaan ini diinisiasi oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) sebagai bentuk apresiasi terhadap BUMD yang dinilai mampu meningkatkan kinerja keuangan sekaligus berinovasi menghadapi tantangan bisnis.

Bupati Karanganyar Rober Christanto yang menerima penghargaan tersebut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh BUMD di wilayahnya.

“Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk terus mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perbankan yang sehat dan efisien,” ujar Rober kepada Espos, Selasa (14/4/2026).

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menambahkan capaian tersebut menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mendorong pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat memacu seluruh BUMD di Kabupaten Karanganyar untuk terus meningkatkan pelayanan dan profesionalisme.

Sementara itu, Direktur Utama Haryono menyampaikan rasa syukur atas capaian Platinum Trophy yang diraih oleh perusahaan.

Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi tonggak penting untuk menjaga kinerja positif sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai BUMD yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Ia menambahkan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran manajemen dan karyawan, serta dukungan pemerintah daerah dan para nasabah.

Ke depan, PT BPR Bank Daerah Karanganyar akan terus memperkuat inovasi layanan perbankan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi.

Selain meningkatkan kualitas layanan agar lebih cepat, mudah, dan tidak berbelit, perusahaan juga berupaya meningkatkan loyalitas masyarakat melalui berbagai program.

Salah satunya melalui program undian berhadiah yang akan digelar lebih intensif.

Jika sebelumnya undian hanya dilaksanakan sekali dalam setahun, ke depan akan ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun dengan total hadiah lebih dari Rp1 miliar.

Hadiah tersebut antara lain tiga unit mobil, belasan sepeda motor, serta berbagai hadiah lain seperti sepeda gunung, televisi, mesin cuci, kulkas, hingga peralatan rumah tangga.

“Pajak hadiah seluruhnya akan ditanggung oleh pihak bank,” kata Haryono.

Program tersebut tidak hanya ditujukan bagi nasabah penabung, tetapi juga bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan kredit atau pembiayaan di bank tersebut.

Dengan berbagai langkah tersebut, PT BPR Bank Daerah Karanganyar optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah, terutama dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karanganyar.

Leave a Reply