Semarang Night Carnival Digelar Sabtu Ini, 28 Negara Bakal Tampil di Parade

Semarang Night Carnival Digelar Sabtu Ini, 28 Negara Bakal Tampil di Parade
Warga menyaksikan peserta mengenakan kostum bertema burung Cendrawasih saat mengikuti parade Semarang Night Carnival 2025 bertajuk Perisai Nusantara di Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (4/5/2025). (Antara/Makna Zaezar)

Medianusantara.site, SEMARANG — Akhir pekan ini, Sabtu (2/5/2026) malam ruas jalan protokol di Semarang akan dipenuhi gemerlap etalase budaya melalui parade Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang kian menegaskan statusnya sebagai ajang berskala internasional.

Tahun ini, jumlah peserta dari mancanegara meningkat signifikan dengan partisipasi mencapai 28 negara. Hal ini menjadikan SNC sebagai salah satu karnaval unggulan yang semakin diperhitungkan di tingkat global. 

Selain itu, SNC 2026 juga mencatat capaian penting dengan masuknya agenda ini ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan sekaligus daya tarik SNC sebagai event unggulan yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, komunitas kreatif, hingga masyarakat.

“Masuknya SNC dalam Kalender Karisma Event Nusantara dan meningkatnya partisipasi internasional menjadi bukti bahwa Semarang semakin dipercaya sebagai tuan rumah event kelas dunia. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas dan berdampak,” ujar Agustina, Jumat (1/5/2026). 

Agustina menjelaskan kehadiran peserta dari 28 negara dalam SNC 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus memperluas jejaring internasional Kota Semarang. SNC selama ini dikenal dengan parade kostum spektakuler yang mengangkat kearifan lokal dengan sentuhan modern.

“Kami ingin SNC tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang kolaborasi global yang menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan pelaku UMKM, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Semarang,” imbuhnya. 

Parade SNC 2026 yang mengangkat tema “Miracle of Recycle” akan dimulai di depan Balai Kota Semarang atau Jalan Pemuda sekitar pukul 18.30 WIB. Para peserta nanti akan melewati rute Tugu Muda dan Jalan Pandanaran hingga mencapai garis akhir di kawasan Simpang Lima.

“Kami optimis peningkatan jumlah peserta internasional akan memberikan efek berganda, mulai dari okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga promosi kota di kancah global,” jelas Agustina. 

Pengaturan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan menerapkan rekayasa lalu lintas. Sejumlah simpang di sepanjang jalur yang dilalui peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 akan ditutup dan dilakukan pengalihan arus.

Beberapa titik yang terdampak antara lain simpang-simpang utama di koridor Imam Bonjol, Pandanaran, kawasan Gajahmada dan sekitarnya. Selain rekayasa lalu lintas, Pemkot Semarang juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat, di antaranya di Gedung Parkir Balai Kota, DP Mall, Museum Mandala Bhakti, hingga kawasan Simpang Lima.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tandas Agustina.

Leave a Reply