Medianusantara.site, KLATEN — Pendaftaran Sistem Penerimaan Siswa Baru atau SPMB di 65 SMP negeri di Klaten mulai dibuka Senin (29/6/2026). Pada hari pertama pendaftaran, website sempat sulit diakses.
Pendaftaran dilakukan melalui website spmb.klaten.go.id. Pada Senin pagi hingga siang, laman tersebut sempat sulit diakses. Pada Senin sore, akses ke website mulai normal.
Salah satu orang tua, Oni, 49, menjelaskan website susah dibuka sejak pagi. Sejak Senin pukul 07.00 WIB, Oni dibantu putranya kesulitan membuka website pendaftaran SPMB. “Dibuka itu susah banget. Error,” kata Oni saat ditemui Espos di SMPN 1 Ngawen, Senin.
Lantaran tak bisa mengakses website dari rumah pada hari pertama pendaftaran, Oni memutuskan mendatangi sekolah sekitar pukul 10.00 WIB. “Tetapi sampai di sekolah juga enggak bisa. Karena disuruh menunggu dari servernya juga [perbaikan akses website],” ungkap Oni.
Oni berharap link pendaftaran bisa segera diakses untuk mengunggah syarat pendaftaran. Dia berharap ke depan tahapan pendaftaran SPMB bisa lebih mudah. “Harapannya ya dipermudah, simpel untuk masyarakat,” kata Oni.
Kepala SMPN 1 Ngawen, Wahyuningsih Lestari, menjelaskan kuota SPMB tahun ini tetap sama dengan tahun sebelumnya. Total kuota siswa baru di SMPN 1 Ngawen sebanyak delapan rombel atau 256 murid.
Ada empat jalur pendaftaran dengan kuota sesuai juknis yakni domisili 40 persen, prestasi 35 persen, afirmasi 20 persen dan mutasi 5 persen. Untuk memudahkan tahapan pendaftaran, sekolah setempat membuka posko SPMB. Selain itu, sekolah setempat membuka layanan konsultasi melalui grup Whatsapp (WA).
“Kami juga ada 10 operator yang stand by. Jadi itu nanti mengantisipasi apabila ada dokumen yang belum benar, nanti mereka yang akan menghubungi. Sehingga bisa lebih cepat [dilakukan perbaikan],” kata Wahyuningsih.
Hari Pertama Crowded
Pada hari pertama pendaftaran, ada sejumlah orang tua yang berdatangan ke sekolah untuk konsultasi. Ada calon pendaftar yang masih bingung terkait file yang harus diunggah. Selain itu, ada yang konsultasi terkait pendaftaran melalui jalur prestasi.
Wahyuningsih juga membenarkan ada calon pendaftar yang datang ke sekolah lantaran kesulitan mengakses website pendaftaran di hari pertama. Link pendaftaran sering error ketika diakses. “Dari dinas sudah mengarahkan untuk dipantau secara berkala. Ini juga terus dilakukan pembenahan. Mungkin hari pertama, masih crowded,” kata Wahyuningsih.
Ketua Pokja Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan SMP Disdik Klaten, Bintang Agastya, membenarkan salah satu penyebab website SPMB sempat mengalami error lantaran banyaknya yang mengakses pada hari pertama pendaftaran. “Alhamdulillah secara bertahap bisa tertangani. Saat ini sudah bisa diakses,” kata Bintang saat dihubungi Espos, Senin sore.
Berdasarkan data yang dihimpun dari link pendaftaran SPMB, ada 65 SMP negeri yang membuka pendaftaran. Total kuota siswa baru dari 65 SMP sebanyak 13.694 siswa. Tahapan pendaftaran dibuka pada Senin (29/6/2026) pukul 00.00 WIB hingga Kamis (2/7/2026) pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan jurnal di laman spmb.klaten.go.id pukul 17.30 WIB, kuota di sejumlah SMP hampir terisi penuh. Seperti di SMPN 1 Delanggu dari total kuota 224 murid terisi 205 pendaftar. SMPN 1 Karanganom dari kuota 256 murid terisi 236 pendaftar. SMPN 1 Klaten dari kuota 288 murid terisi 236 murid.
SMPN 1 Pedan dari total kuota 224 murid sudah terisi 202 pendaftar. SMPN 1 Tulung dari kuota 224 murid sudah terisi 208 pendaftar serta SMPN 1 Wedi dari total kuota 256 murid sudah terisi 238 pendaftar.

Leave a Reply