Medianusantara.site, DALLAS—Pelatih Prancis Didier Deschamps melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit setelah timnya kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Menurut Deschamps, sejumlah keputusan wasit, termasuk penalti yang diberikan kepada Spanyol pada babak pertama, memengaruhi jalannya pertandingan.
Prancis yang sebelumnya tampil impresif sepanjang turnamen harus mengakhiri langkahnya setelah gagal membendung permainan efektif Spanyol. Tim Matador mencetak masing-masing satu gol di setiap babak untuk memastikan tiket ke final.
Sorotan utama tertuju pada keputusan wasit memberikan penalti kepada Spanyol setelah Lucas Digne dinilai melanggar Lamine Yamal di dalam kotak penalti. Mikel Oyarzabal sukses mengeksekusi penalti tersebut dan membawa Spanyol unggul lebih dulu.
Usai pertandingan, Deschamps mengaku kecewa terhadap kepemimpinan wasit.
“Sekarang saya balik bertanya kepada Anda. Saya tidak ingin terlihat mengeluh karena kami kalah, tetapi apakah wasit malam ini memiliki level untuk memimpin semifinal Piala Dunia?” kata Deschamps, sebagaimana dikutip dari Yahoo Sports.
Saat kembali ditanya mengenai keputusan tersebut, pelatih yang telah menangani Prancis selama 14 tahun itu menegaskan persoalannya bukan hanya penalti.
“Bukan hanya penalti yang dipermasalahkan, tetapi akumulasi dari beberapa hal,” ujarnya.
Penalti Kontroversial Jadi Perdebatan
Insiden bermula ketika Lucas Digne berusaha menghalau bola di area pertahanan Prancis. Saat mencoba menyapu bola, kakinya mengenai Lamine Yamal yang berlari dari sisi belakang. Wasit Iván Barton langsung menunjuk titik putih.
Keputusan itu memicu perdebatan karena Yamal dinilai tidak sedang menguasai bola ketika terjadi kontak. Namun, berdasarkan Laws of the Game, pelanggaran terhadap pemain lawan di dalam kotak penalti tetap dapat berbuah penalti meski pemain tersebut tidak sedang menguasai bola.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Spanyol tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Pertahanan mereka mampu meredam pergerakan Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele, sementara lini depan memaksimalkan peluang untuk memastikan kemenangan 2-0 sekaligus melaju ke final Piala Dunia 2026.
Bagi Deschamps, kekalahan ini menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Prancis. Pelatih yang membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 itu sebelumnya telah menyatakan akan mengakhiri masa jabatannya setelah turnamen ini berakhir. Prancis masih akan menjalani laga perebutan peringkat ketiga sebelum Deschamps resmi meninggalkan kursi pelatih.

Leave a Reply