Medianusantara.site, KLATEN — Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Klaten, camat, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melakukan anjangsana ke bupati dan wakil bupati terdahulu. Kegiatan itu menjadi rangkaian menyambut Hari Jadi ke-222 Klaten.
Anjangsana diawali dengan mengunjungi rumah Bupati Klaten periode 1985-1995, Suhardjono, yang kini tinggal di Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (24/7/2026). Setelah dari DIY, rombongan bersilaturahmi ke rumah Sunarna-Sri Mulyani di Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.
Sunarna merupakan Bupati Klaten dua periode yang menjabat pada 2005-2015. Sementara Sri Mulyani merupakan Bupati Klaten dua periode yang menjabat pada 2017-2025.
Anjangsana kemudian berlanjut pada Senin (27/7/2026) dengan mengunjungi rumah Wabup Klaten periode 2010-2015 dan Bupati Klaten 2016, Sri Hartini, di Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari. Rombongan juga mengunjungi rumah Wabup Klaten periode 2021-2025, Yoga Hardaya, di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.
Suasana silaturahmi di masing-masing kediaman bupati dan wabup terdahulu penuh keakraban. Pertemuan itu menjadi ajang kangen-kangenan antara Hamenang bersama kepala OPD dengan pemimpin Klaten sebelumnya.
Hamenang menjelaskan anjangsana menjadi tradisi setiap menjelang Hari Jadi Klaten. Tradisi itu sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi sekaligus meminta saran dan masukan untuk Klaten yang lebih baik.
Hamenang mengungkapkan banyak saran dan masukan yang disampaikan bupati dan wabup pada periode sebelumnya. Termasuk saran dari Yoga Hardaya yang pada Pilkada 2024 silam menjadi rival Hamenang.
“Ini juga menjadi bukti betapa indahnya, nyamannya, damainya Klaten. Pada 2024, kami sempat berkompetisi. Tetapi kembali lagi tetap sebagai saudara. Alhamdulillah banyak saran masukan agar Kabupaten Klaten ke depan semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ungkap Hamenang.
Harapan Bupati-Wabup Terdahulu
Harapan disampaikan Bupati dan Wabup Klaten periode sebelumnya. Bupati Klaten periode 1985-1995, Suhardjono, berharap tema Sahita Hamemayu Raharja yang diusung pada peringatan Hari Jadi tahun ini bisa diwujudkan melalui semangat persatuan membangun daerah.
Suhardjono juga berpesan agar keselamatan, integritas, dan semangat berbuat kebaikan menjadi pedoman dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat. “Saya menangkap semangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersatu mengelola seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Klaten demi mewujudkan kesejahteraan,” kata Soehardjono dalam keterangan tertulis yang diterima Espos dari Prokopim Setda Klaten.
Bupati Klaten periode 2005-2015, Sunarna, mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-22 Klaten. Dia berharap momentum hari jadi semakin menumbuhkan rasa bangga terhadap Klaten yang memiliki beragam potensi.
“Semoga Klaten semakin maju dan semakin baik. Yang terpenting, sebagai warga Klaten harus selalu bangga terhadap daerah kita dan di mana pun berada selalu menyampaikan bahwa Klaten adalah salah satu daerah yang terbaik,” kata Sunarna.
Bupati Klaten periode 2017-2025, Sri Mulyani, menambahkan anjangsana menjadi tradisi yang luar biasa untuk terus menyambung silaturahmi. “Tentu kami berharap Klaten ke depan masyarakatnya maju, sejahtera dan kondusif. Jauh dari segala marabahaya. Serta Pak Bupati dan segenap jajaran bisa menjalankan apa yang menjadi amanahnya dan sesuai harapan masyarakat,” urai Mulyani.
Sementara itu, Wabup Klaten periode 2010-2015 dan Bupati Klaten pada 2016, Sri Hartini, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-222 Klaten. Dia juga mengungkapkan tahun ini menjadi momen dia bisa terus menyambung silaturahmi dengan bupati serta jajaran OPD.
“Pak Bupati yang memimpin Kabupaten Klaten beserta jajarannya semua semoga juga amanah, lancar, tidak ada kendala. Saya mendoakan semoga Klaten ke depan lebih baik. Kemarin sudah baik, sekarang lebih baik lagi,” kata Sri Hartini.
Terakhir, Wabup Klaten periode 2021-2025, Yoga Hardaya, mengungkapkan potensi Klaten sangat banyak. Dia berharap potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Bersinar bisa dioptimalkan untuk menyejahterakan masyarakat. Dia juga berharap potensi pendapatan asli daerah (PAD) bisa terus ditingkatkan tanpa membebani masyarakat.
“Harapan kami jajaran Pemkab Klaten bisa kompak bersama-sama bahu membahu untuk Kabupaten Klaten lebih baik. Perkembangan Kabupaten Klaten bagus. Itu terbukti dengan diperolehnya penghargaan-penghargaan termasuk meraih WTP [opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah]. Ini menjadi salah satu tolok ukur bahwa jajaran Pemkab Klaten akuntabel,” ungkap Yoga.

Leave a Reply