Pemerintah Anggarkan Rp240 Triliun untuk Program MBG 2027

Pemerintah Anggarkan Rp240 Triliun untuk Program MBG 2027
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat ditemui di sela-sela konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jumat (14/8/2026). (Bisnis/Rika Anggraeni)

Medianusantara.site, JAKARTA — Pemerintah untuk sementara menganggarkan sebesar Rp240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Anggaran ratusan triliun tersebut diproyeksikan untuk menjangkau sekitar 70 juta orang penerima manfaat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan angka Rp240 triliun tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah masih melakukan refocusing anggaran.

“[Anggaran MBG untuk 2027] Rp240 [triliun] sementara ya. Nanti kita lihat, kan kita ada refocusing-refocusing,” kata Zulhas saat ditemui di sela-sela konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jumat (14/8/2026).

Dia mengatakan jumlah penerima manfaat program MBG pada 2027 diperkirakan mencapai sekitar 70 juta orang.

“Iya, Rp240 [triliun]. Penerima manfaat kira-kira hampir lebih kurang more or less 70-an, 70 juta,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah masih memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian terhadap alokasi anggaran MBG 2027 seiring dengan proses refocusing. Pemerintah sebelumnya juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program untuk memastikan anggaran yang besar tersebut dapat tersalurkan secara efektif.

Di tengah persiapan anggaran MBG 2027, Zulhas mengungkapkan pemerintah tengah mengevaluasi sekitar 7.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Menurutnya, pemerintah memberikan waktu tambahan bagi SPPG tersebut untuk menyelesaikan persyaratan. SPPG yang tidak memenuhi ketentuan dalam tenggat yang diberikan berpotensi ditutup.

“Ada 7.000 SPPG yang sedang kita peringatkan. Yang SHLS-nya belum jadi, ya. Kita kasih waktu yang setahun itu seminggu, yang di bawah setahun kita kasih perpanjangan satu minggu lagi. Kalau enggak ya bisa ditutup,” kata Zulhas.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari pembenahan pelaksanaan MBG agar seluruh SPPG memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Sebelumnya, Zulhas juga mengatakan pemerintah meminta waktu dua bulan untuk melakukan pembenahan program MBG. Pembenahan tersebut mencakup penyelesaian SPPG yang belum memenuhi persyaratan SLHS serta penambahan titik layanan baru.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Zulhas: Anggaran MBG 2027 Dipatok Rp240 Triliun, Target 70 Juta Penerima

Leave a Reply