Libur Maulid Nabi dan Jelang Puncak Sekaten, Wisatawan Padati Keraton Solo

Libur Maulid Nabi dan Jelang Puncak Sekaten, Wisatawan Padati Keraton Solo
Wisatawan menonton gamelan Sekaten yang ditabuh di kompleks Masjid Agung Solo, Selasa (25/8/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Medianusantara.site, SOLO — Museum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo ramai dipadati wisatawan pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026). Beberapa wisatawan memilih berkunjung ke museum setelah kecele mendapati puncak acara Sekaten baru digelar, Rabu (26/8/2026).

Pantauan Espos, terjadi kepadatan arus lalu lintas di Jl Supit Urang, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, karena banyak wisatawan menuju arah Jl Dr Radjiman, berkunjung ke Alun-alun utara, Masjid Agung, hingga Museum Keraton Solo.

Fasilitas parkir depan Kori Kamandungan Keraton Solo hingga Museum Keraton Solo digunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan pariwisata. Para turis itu berkunjung ke Keraton.

Salah satu bagian yang paling menarik bagi pengunjung yakni prajurit Keraton Solo yang bersiaga di Kori Kamandungan. Para turis berfoto dengan prajurit yang menyambut wisatawan.

Salah satu warga Grogol, Sukoharjo, Sutarjo, yang berkunjung ke Museum Keraton Solo bersama keluarga ketika hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuan utamanya sebenarnya menyaksikan tradisi Hajaddalem Pareden Garebeg Mulud Tahun BE 1960 namun ia kecele karena acara itu baru digelar keesokan harinya.

“Dari kemarin penasaran. Berhubung hari ini libur saya kira ada gunungan hari ini. Jadi menyempatkan diri berkunjung sama anak, enggak tahunya acara gunungannya besok [Rabu],” jelas dia.

Dia menjelaskan tidak akan menyaksikan acara puncak Sekaten pada Rabu karena harus bekerja. Ia memutuskan berkunjung ke Museum Keraton Solo dan beberapa tempat di Jl Slamet Riyadi untuk menghabiskan waktu liburan pada Selasa siang. 

Sementara itu, wisatawan asal Wonogiri, Siti Khomsiah, juga mengau kecewa tidak bisa menyaksikan acara puncak Sekaten berupa Gerebeg Maulid. Ia mengira acara itu berlangsung pada Selasa (25/8/2026). “Saya jauh-jauh dari Wonogiri ke sini mau lihat Maulidan tapi acaranya besok, agak kecewalah,” ungkap dia.

Dia mengatakan berkunjung bersama 20 orang dari Wonogiri. Ia tidak bisa kembali ke Solo lagi pada Rabu karena banyak anggota keluarga yang bekerja. Setelah dari Keraton Solo, ia akan ke Masjid Raya Sheikh Zayed dan Pasar Klewer. “Tadi belanja kerudung doang. Tadi ada yang beli baju sama kerudung,” papar dia.

Leave a Reply