Innalillahi, Anak Balita Korban Kebakaran Rumah di Semarang Meninggal Dunia

Innalillahi, Anak Balita Korban Kebakaran Rumah di Semarang Meninggal Dunia
Ilustrasi kebakaran. (Freepik.com)

Medianusantara.site, SEMARANG — Anak balita laki-laki berinisial N, korban kebakaran rumah di Jl Cendana Timur No 8, RT 009/RW 007, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, pada Kamis (27/8/2026) siang, dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit. 

Kabar duka tersebut dikonfirmasi Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono. N meninggal dunia di Rumah Sakit Hermina Banyumanik sekitar pukul 19.20 WIB. 

“Kami menerima informasi dari ketua RT setempat [anak] balita enam bulan korban rumah kebakaran meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Tantri saat dihubungi Espos, Kamis malam. 

Tantri mengatakan N mengalami luka bakar cukup serius. Petugas medis di rumah sakit telah berupaya memberikan penanganan semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa korban. “Untuk pemakaman jenazah korban dilakukan besok [hari ini] jam 09.30 WIB di TPU daerah Meranti Banyumanik,” ungkap Tantri. 

Dalam insiden kebakaran rumah tersebut, dua anak, N, dan kakaknya, A, 4, mengalami luka bakar cukup serius. Sementara satu korban lainnya, seorang asisten rumah tangga bernama Nurjannah, 50, mengalami luka bakar sedang.

Tantri menambahkan A dan Nurjannah saat ini telah dipindahkan ke RSUP Dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. A harus menjalani operasi akibat luka bakar yang dialaminya. “Anak pertama [A] informasinya sedang dioperasi. Laki-laki semua dan anak-anak itu yang luka bakarnya parah,” ungkap Tantri. 

Kebakaran Dipicu Gas Bocor

Sebelumnya, kebocoran gas diduga memicu kebakaran rumah di Jl Cendana Timur No 8, RT 009/RW 007, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Tiga orang mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

Dugaan kebocoran tabung gas diketahui setelah tetangga atau warga setempat mendengar suara ledakan dari arah dapur sebelum kobaran membesar dan menghanguskan bangunan rumah. 

“Dari informasi yang saya terima dari tetangga ada suara ledakan di dapur. Tadi saya melihat di lokasi kemungkinan penyebabnya kebocoran tabung gas. Karena tembok atau dindingnya sampai pecah,” ungkap Tantri. 

Dalam proses pemadaman kebakaran, Damkar Kota Semarang menerjunkan lima unit armada damkar dan 25 petugas. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.20 WIB. 

Kebakaran menghanguskan area sekitar 90 meter persegi dengan ukuran bangunan 15 meter x 6 meter. Sejumlah perabotan seperti meja makan kayu, mesin cuci, kulkas, hingga atap rumah hangus terbakar.

Leave a Reply