Medianusantara.site, SEMARANG – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang berjibaku memadamkan kebakaran lahan kosong seluas sekitar 10 hektare di samping Mall 23 Semarang, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (16/9/2026) malam. Kobaran api berpindah-pindah dan menjalar akibat tiupan angin sehingga proses pemadaman berlangsung hingga Kamis (17/9/2026) dini hari.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran lahan sekitar pukul 18.25 WIB. Damkar kemudian mengerahkan delapan armada dan 40 petugas karena kobaran api cukup besar.
“Lahan yang terbakar di kawasan POJ City atau jembatan samping Mall 23 Semarang sekitar 10 hektare. Awalnya titik api didekat jembatan terus menjalar ke sisi utara karena angin,” ucap Tantri saat dihubungi Espos, Kamis pagi.
Proses pemadaman terkendala akses menuju titik api yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Petugas Damkar juga melakukan penyekatan untuk mencegah api meluas ke area yang belum terbakar.
“Petugas selesai melakukan pemadaman dan memastikan sudah tidak ada lagi titik api sekitar pukul 02.00 WIB. Lahannya sangat luas dan akses mobil pemadam masuk ke lokasi kebakaran sulit hharus membutuhkan selang yang panjang untuk mencapai titik api,” imbuhnya.
Terkait penyebab kebakaran atau kemunculan sumber api, Tantri mengatakan semula ada empat orang yang sedang memancing di bantaran sungai. Kemudian datang petugas keamanan POJ untuk mengingatkan mereka agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Namun, karena mereka dalam kondisi mabuk, salah seorang dari empat orang tersebut marah dan diduga sengaja melakukan pembakaran di lahan tersebut hingga memicu terjadinya kebakaran.
“Karena kondisi mabuk, mereka marah. Ada salah satu yang kemudian membakar dengan sengaja terus lari. Tiga orang lainnya ke tangkap, tapi satu orang yang membakar berhasil melarikan diri,” paparnya.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Semarang Barat, AKP Darwin Tamba, mengatakan tiga orang yang diamankan masih berstatus saksi. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Tiga orang yang semalam diamankan masih saksi, masih kita lakukan penyelidikan. Tidak ditahan, sudah kembali pulang,” ungkap Darwin.
Darwin membeberkan pihaknya masih mencari satu orang yang diduga melakukan pembakaran di lahan tersebut. Namun, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.
“Iya [mencari terduga pelaku yang membakar]. Informasi sementara karena sedang membakar sampah lalu menjalar. Namun nanti kepastian apabila pemeriksaan sudah rampung bisa ketahuan fakta sebenarnya,” tandas Darwin.

Leave a Reply