Medianusantara.site, KLATEN — Haru dan bangga menjadi ungkapan perasaan Trio Efendi terhadap prestasi putranya, Leo Rolly Carnando. Leo menjadi bagian dari skuad beregu putra cabang olahraga bulu tangkis yang sukses menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026.
Laga final beregu putra berlangsung dramatis dengan keunggulan Indonesia 3-2 atas China. Indonesia sempat tertinggal 0-2 sebelum berhasil melakukan comeback. Leo yang berpasangan dengan Daniel Marthin pada nomor ganda putra menjadi salah satu bagian penting perjuangan skuad Indonesia.
Penampilan apik Leo/Daniel menumbangkan pasangan China He Ji Ting/Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10 sehingga sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Laga kemudian ditutup dengan kemenangan Moh Zaki Ubaidillah atas tunggal putra China, Weng Hongyang, yang memastikan medali emas untuk tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2026.
Leo merupakan putra kedua pasangan Trio Efendi dan almarhumah Sri Wahyuni. Keluarga tersebut tinggal di salah satu daerah paling ujung Klaten, yakni Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.
“Sangat bangga, sangat terharu. Saya enggak mengira kalau Indonesia bisa membawa medali emas karena sudah tertinggal 2-0. Alhamdulillah, mukjizat Tuhan memberi rezeki juara untuk Leo. Support dan doanya untuk bangsa Indonesia,” kata Trio yang akrab disapa warga di kampungnya dengan panggilan Pak Bey saat ditemui Espos di rumahnya, Sabtu (26/9/2026).
Pak Bey tak bisa menyembunyikan perasaan harunya saat mengingat kembali perjuangan panjang bersama sang istri yang lebih dulu berpulang. Matanya berkaca-kaca sebagai ekspresi haru atas prestasi Leo.
Pak Bey menyematkan harapan untuk Leo yang masih berjuang bersama Daniel pada nomor ganda putra di Asian Games 2026.
“Harapan saya, Leo bisa mempertahankan gelarnya, untuk yang perorangan [nomor ganda putra] bisa membawa medali lagi untuk keluarga, untuk bangsa Indonesia,” kata Pak Bey.
Kakak Leo, Samudra, 29, mengungkapkan ayahnya tak pernah ketinggalan menonton pertandingan Leo pada nomor kejuaraan apa pun meski hanya bisa menonton lewat layar kaca. Pun halnya pada laga final beregu putra Asian Games 2026 yang digelar Kamis (24/9/2026).
Pak Bey dan Samudra sempat dibuat deg-degan ketika menyaksikan Leo/Daniel bermain pada laga final beregu yang penuh tekanan. “Bapak terharu banget,” kata Samudra mengungkapkan ekspresi ayahnya ketika melihat Leo/Daniel memenangkan pertandingan.
Seusai laga, Leo menghubungi keluarga melalui video call. Dari video yang diterima Espos, Leo berkomunikasi dengan ayahnya, istri, dan ibu mertuanya. Pak Bey sempat menyeka air mata dan mengucapkan, “Indonesia, mantab.”

Leave a Reply