Medianusantara.site, KARANGANYAR — Antonius Tigor Witono terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karanganyar periode 2026-2031. Tigor memperoleh 46 suara dalam pemilihan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi Karanganyar yang digelar pada Sabtu (31/10/2026).
Tigor mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Thomas yang meraih 19 suara dan petahana Kadi Sukarna dengan perolehan tiga suara.
Setelah terpilih, Tigor menyiapkan empat program utama untuk membawa Peradi Karanganyar berkembang selama lima tahun ke depan. Keempat program tersebut meliputi Peradi Business Club, Peradi Creative and Sport Club, Protecting Member, serta Ekspress Hero.
Tigor mengatakan empat program itu merupakan kristalisasi visi dan misi yang telah dirumuskan untuk mengembangkan organisasi. Salah satu program yang segera direalisasikan adalah Peradi Business Club melalui kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND) Karanganyar.
“Yang paling dekat adalah Peradi Business Club karena itu akan kita kolaborasikan dengan Hipmi Karanganyar dan juga KEIND Karanganyar. Langkah awalnya tentu melalui MoU, kemudian dilanjutkan pelatihan-pelatihan usaha,” ujarnya seusai terpilih.
Melalui program tersebut, Tigor ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anggota Peradi. Dengan begitu, advokat diharapkan tidak hanya mengembangkan kompetensi di bidang hukum, tetapi juga memiliki kesempatan untuk merintis dan mengembangkan usaha.
Terkait penyusunan kepengurusan baru, Tigor belum menentukan langkah yang akan diambil, termasuk kemungkinan merangkul kandidat lain. Dia memilih menuntaskan seluruh rangkaian agenda Muscab terlebih dahulu.
“Soal kepengurusan nanti saja. Kita tuntaskan dulu seluruh agenda Muscab Peradi ini,” tandasnya.
Sementara itu, Thomas menerima hasil pemilihan Ketua DPC Peradi Karanganyar. Dia bersama tim pemenangannya mengaku legawa atas keputusan yang dihasilkan dalam Muscab.
“Kami bisa menerima hasilnya. Secara pribadi maupun tim pemenangan sudah legawa menerima keputusan hari ini. Harapannya, semuanya tetap baik dan bersama-sama bisa memajukan DPC Peradi Karanganyar agar semakin guyub,” ungkapnya.
Kepengurusan Baru Mampu Jalankan Organisasi dengan Baik
Thomas berharap kepengurusan baru mampu menjalankan organisasi dengan baik. Dia juga menegaskan tetap mendukung upaya memajukan Peradi Karanganyar meskipun tidak terpilih sebagai ketua.
Sikap tersebut diharapkan menjadi modal bagi kepengurusan baru untuk menjaga soliditas organisasi setelah pemilihan.
Di sisi lain, mantan Ketua DPC Peradi Karanganyar, Kadi Sukarna, mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan kepengurusan baru. Salah satunya adalah pembentukan Young Lawyers Club (YLC).
Selain itu, penguatan Pusat Bantuan Hukum (PBH) juga perlu menjadi perhatian. Menurut Kadi, PBH perlu diperkuat melalui berbagai kegiatan pendampingan hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
“PR yang belum terselesaikan adalah pembentukan YLC. Kemudian memperkuat PBH dengan kegiatan-kegiatan pendampingan gratis. Itu yang harus dikerjakan ketua sekarang,” jelasnya.
Pembentukan YLC diharapkan menjadi ruang pengembangan bagi advokat muda. Sementara itu, penguatan PBH dapat memperluas kontribusi organisasi dalam memberikan akses pendampingan hukum kepada masyarakat.
Kadi berharap kepemimpinan Tigor mampu membawa Peradi Karanganyar menjadi organisasi yang lebih baik, memperluas jejaring, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap anggota. “Kami semua berharap agar Peradi Karanganyar jauh lebih baik,” pungkasnya.

Leave a Reply