Medianusantara.site, SEMARANG — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mengakui kesulitan menangani insiden pohon tumbang di puncak musim hujan. Peristiwa ini dianggap berisiko bagi keselamatan warga.
Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, angkat bicara terkait maraknya pohon tumbang. Terakhir pada Rabu (4/3/2026) tercatat ada sekitar 86 pohon tumbang, bahkan beberapa di antaranya ada menimpa mobil dan warung pedagang kaki lima.
Insiden pohon tumbang sebetulnya bisa diantisipasi melalui pemeliharaan rutin dan pemetaan pohon yang rawan. Sayangnya, jumlah armada pemeliharaan yang terbatas menyulitkan petugas dalam pelaksanaannya.
“Kami hanya memiliki tujuh armada, terdiri dari skylift dan dump truk, yang difungsikan untuk memangkas ranting hingga batang pohon di berbagai titik. Jumlah ini memang belum ideal jika dibandingkan dengan total pohon di Kota Semarang,” ucap perempuan yang karib disapa Pipie tersebut kepada Espos, Jumat (6/3/2026).
Pipie menjelaskan idealnya setiap kecamatan memiliki satu armada pemeliharaan lengkap dengan skylift dan dump truk. Pihaknya akan mengusulkan untuk penambahan pengadaan armada baru.
Untuk tahun ini, Pipie mengungkap telah mengajukan penambahan lima unit armada secara bertahap. Adapun biaya untuk dump truk diperkirakan sekitar Rp600 jutaan, sementara skylift mencapai lebih dari Rp1 miliar.
“Tim kita rutin perempelan terutama pohon potensi tumbang di wilayah padat penduduk atau ramai dilalui kendaraan di ring 1 dan 2,” ungkap Pipie.
Saat ini, pihak Disperkim juga telah melakukan inventarisasi terhadap pohon-pohon yang berisiko tumbang, terutama di wilayah ring 2 dan 3 yang meliputi Gunungpati, Ngaliyan, Mijen, Banyumanik, hingga Tembalang.
“Pohon yang rawan tumbang akan dipotong, namun sebelumnya kami menanam pohon baru di dekat pohon tersebut,” paparnya.
Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat tetap waspada karena kondisi cuaca ekstrem masih terjadi hingga akhir Februari. Masyarakat juga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon ketika sedang hujan.
“Jika hujan deras dan angin kencang, sebaiknya tetap berada di dalam ruangan untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang,” tandasnya.
Leave a Reply