Asyiknya! Puluhan Anak Yatim Piatu di Boyolali Ditraktir Beli Baju Lebaran

Asyiknya! Puluhan Anak Yatim Piatu di Boyolali Ditraktir Beli Baju Lebaran
Komunitas Wishare Project berfoto bersama saat mengajak anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu belanja baju baru jelang Lebaran di Luwes Winong Boyolali, Minggu (15/3/2026). (Istimewa/WiShare Project)

Medianusantara.site, BOYOLALI — Ada berbagai cara untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama menjelang Lebaran 2026, misalnya dengan aksi sosial gerakan membeli baju baru untuk anak yatim-piatu, yatim, atau piatu seperti yang dilakukan salah satu komunitas di Boyolali.

Pekan terakhir jelang Lebaran, komunitas sosial WiShare Project membawa puluhan anak yatim-piatu kategori kurang mampu usia TK hingga SD untuk ditraktir baju Lebaran dan memilihnya sendiri di Luwes Winong Boyolali, Minggu (15/3/2026).

Mereka diberi keleluasaan untuk memilih pakaian, sepatu, sandal, hingga alat salat. Setiap anak didampingi satu sukarelawan atau volunteer. Kegiatan diawali dengan bermain bersama dan ice breaking lalu dilanjut belanja baju.

Koordinator Acara Beli Baju untuk Anak Yatim-Piatu, Anggita Dwi Cahyani, mengatakan aksi ini diikuti oleh 25 anak yatim-piatu yang berasal dari tetangga atau orang terdekat. Mereka berasal baik dari Boyolali Kota, Cepogo, Teras, Simo, Mojosongo, dan sebagainya.

“Awalnya kami berpikir bagaimana kalau anaknya dari panti asuhan saja. Kemudian, kami ingat mengapa tidak berbagi dari yang terdekat saja. Targetnya kemudian dipilih anak yatim-piatu terdekat dari volunteer,” kata dia kepada Espos di lokasi acara, Minggu.

Selain itu, dengan seleksi target internal, Anggit berharap bantuan dapat menyasar kepada orang-orang yang benar membutuhkan. Anggita mengatakan dipilihnya aksi membeli baju baru untuk yatim-piatu karena Lebaran identik dengan baju baru.

Bagi orang dewasa, baju baru mungkin tidak terlalu istimewa. Namun, bagi anak-anak, baju baru biasanya sebagai hadiah atas puasa sebulan penuh dan digunakan untuk bersilaturahmi.

“Kami ingin membawa senyum untuk anak yatim-piatu dengan baju Lebaran. Semoga ini menambah kebahagiaan mereka, dan di hari kemenangan nanti bisa dipakai untuk bersilaturahmi bersama keluarga,” kata dia.

Ia mengatakan uang pembelian berasal dari iuran masing-masing volunteer, donasi masyarakat Boyolali, hingga bantuan sponsor seperti dari BMT Tumang hingga Luwes Winong. Ia mengatakan donasi dilaksanakan dengan laporan terbuka yang bisa diakses publik di bit.ly/bajubaruyatimpiatuWS.

Laporan kegiatan juga akan dibuka untuk publik, lanjut dia, karena pembelian baju menggunakan uang masyarakat umum. Selanjutnya, ia menjelaskan dalam berbelanja, masing-masing anak akan didampingi satu orang sukarelawan.

Mereka diberikan bujet belanja baju baru dan produk fashion lain masing-masing Rp250.000. Setelah itu, ada uang santunan, bingkisan snack, dan hadiah alat tulis. Total bantuan masing-masing anak sekitar Rp500.000

Anggit mengungkapkan penamaan WiShare Project berasal dari kata wish and share. Wish atau keinginan dan share artinya berbagi. WiShare terbentuk pada Oktober 2025 sebagai aksi sosial memaknai penambahan umur baru bagi sejumlah anggotanya dengan santunan dan bermain bersama di Panti Asuhan.

“Aksi beli baju baru untuk anak yatim-piatu ini sudah menjadi proyek sosial kami ketiga. Semoga dapat bermanfaat untuk sesama,” kata dia.

Sementara itu, salah satu orang tua anak asal Musuk, Boyolali, Partini, 47, berterima kasih atas bantuan baju baru dan bingkisan yang diberikan donatur WiShare Project. Ia saat ini membesarkan anaknya semata wayang usai suaminya meninggal dunia.

“Semoga kebaikan kakak sekalian dibalas oleh Allah. Kebetulan kami memang belum membeli baju baru untuk anak. Biasanya beli harus menabung, sekarang sudah dibelikan. Uangnya untuk membeli yang lain. Terima kasih,” kata dia. 

Salah seorang anak, Putra Perkasa, 7, merasa senang telah membeli baju Lebaran baru dan bertemu teman-teman baru. “Ini saya beli baju, celana, sandal. Terus pulang dapat bingkisan alat tulis, jajanan, dan uang. Uang ini untuk ibu. Terus tadi sebelum belanja main game dulu, senang semuanya,” kata dia. 

Leave a Reply