Medianusantara.site, GUNUNGKIDUL – Wisatawan mengeluhkan terkait retribusi ganda saat berwisata di pantai Gunungkidul selama libur Libaran 2026 melalui jalur di Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan penyelenggaraan wisata di Gunungkidul berjalan aman dan lancar. Dia menyebut permasalahan retribusi ganda menjadi satu-satunya keluhan yang muncul dari pengunjung.
“Keluhan hanya berkaitan dengan retribusi ganda. Untuk yang lain tidak ada,” kata Eko, Selasa (31/3/2026).
Dia menjelaskan, tidak semua wisatawan mengalami hal tersebut. Retribusi ganda hanya terjadi bagi pengunjung yang masuk melalui jalur di Kalurahan Girijati, karena harus melewati Tempat Penarikan Retribusi (TPR) Parangtritis milik Pemkab Bantul sebelum masuk ke kawasan wisata di Gunungkidul.
Akibatnya, wisatawan diwajibkan membayar retribusi di dua lokasi berbeda. Pertama di wilayah Bantul, kemudian kembali ditarik saat masuk destinasi wisata di Gunungkidul.
“Hari ini, kami bersama-sama dengan Dinas Pariwisata DIY membahas masalah retribusi ganda yang menimpa wisatawan saat masuk via Purwosari,” katanya.
Di tengah persoalan tersebut, jumlah kunjungan wisata justru melampaui target. Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, mencatat sebanyak 421.000 wisatawan berkunjung selama periode 20–29 Maret 2026.
Angka itu jauh melampaui target awal yang hanya sekitar 93.000 pengunjung saat persiapan libur Lebaran.
“Semua berjalan dengan lancar dan aman. Memang ada beberapa catatan yang menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan agar penyelenggaraan wisata bisa memberikan rasa aman dan nyaman,” kata Hary.
Dia menyebut lonjakan pengunjung paling banyak terjadi di sejumlah titik TPR seperti Baron, jalur Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS), serta kawasan Bukit Paralayang di Watugupit di Kapanewon Purwosari. Mayoritas wisatawan masih menjadikan kawasan pantai sebagai tujuan utama.
Sementara itu, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II di Pantai Baron, Surisdiyanto, memastikan pengamanan selama libur Lebaran dilakukan secara maksimal. Sebanyak sekitar 60 personel disiagakan di sepanjang kawasan pantai, mulai dari Poktunggal hingga Bukit Paralayang.
Ia mengungkapkan selama periode liburan sempat terjadi dua insiden kecelakaan laut di Pantai Drini. Dua wisatawan terseret arus saat bermain di area rip current, namun berhasil diselamatkan oleh petugas.
“Laka laut yang terjadi di kawasan Pantai Drini, dua wisatawan terseret arus saat bermain di area rip current,” katanya.
Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Penarikan Retribusi Ganda Jadi Catatan di Libur Lebaran di Gunungkidul

Leave a Reply