Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Pengelola Candi Prambanan Tambah Lokasi Parkir

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Pengelola Candi Prambanan Tambah Lokasi Parkir
Suasana Candi Prambanan, Rabu (18/3/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Medianusantara.site, KLATEN – Pengelola Candi Prambanan menyiapkan beragam atraksi selama musim libur Lebaran tahun ini. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pengelola menyiapkan tambahan lokasi parkir.

Plt Direktur Utama InJourney Destination Management (IDM), Joel Siahaan, memproyeksikan ada kenaikan pengunjung 3-5 persen dibandingkan musim ramai Lebaran tahun lalu. proyeksi kunjungan itu pada destinasi yang dikelola IDM yakni Taman Mini Indonesia Indah, Candi Prambanan, Candi Borobudur, dan Keraton Ratu Boko. “Total pengunjung yang kami ekspektasikan akan berkunjung ke seluruh destinasi kurang lebih sekitar 391.000 orang itu naik sekitar 3 sampai 5% banding tahun periode yang sama tahun lalu,” kata dia saat ditemui wartawan, Rabu (18/3/2026).

Joel mengungkapkan pengelola memaksimal kesiapan seluruh fasilitas termasuk atraksi yang akan dihadirkan untuk memberikan pengalaman menyenangkan selama liburan.

Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM), Gistang Panutur, mengungkapkan pengelola menyiapkan tema banyak cerita Lebaran di Candi tahun ini. Berbagai atraksi disiapkan selama Liburan di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Salah satunya Pasar Medang yang menyajikan kuliner-kuliner lokal Jawa Tengah dan Yogyakarta pada 21-24 Maret 2026.

“Kami juga menyajikan pertunjukan budaya juga. Ada tari-tarian dan itu bekerja sama dengan sendratari atau sanggar-sanggar lokal yang kami berdayakan juga untuk mereka bisa tampil mempunyai panggung di destinasi-destinasi kami,” jelas Gistang.

Atraksi untuk anak-anak juga disiapkan. IDM bekerja sama dengan film Pelangi di Mars untuk membawa karakter-karakter film tersebut di Candi Prambanan dan Borobudur. “Kami kemasnya dengan piknik sekaligus untuk mereka bisa foto-foto juga dengan karakternya. Gede ya karakternya, giant characters yang akan kami bawa di destinasi kami,” kata Gistang.

Untuk gen Z, Gistang mengungkapkan IDM menyiapkan tema berwastra di Candi selama momen Lebaran. Pengunjung bisa berfoto di spot-spot yang bagus mengenakan wastra.

Pengelola memastikan harga tiket masuk Candi Prambanan tidak ada perubahan. Harga tiket mengikuti skema hari kerja atau weekday Rp50.000 per orang dan akhir pekan Rp65.000 per orang.

Terkait pementasan Sendratari Ramayana, Gistang mengungkapkan jadwal pementasan ditambah terutama di empat hari pertama libur Lebaran. “Sebenarnya kami masih punya tiga format untuk tari yakni Sinta Obong, Roro Jonggrang, dan Ramayana, tapi kami menambahkan frekuensinya. Terutama di empat empat hari pertama. Setiap hari itu bisa menambahkan satu sampai dua kali ada tambahan pertunjukan. Tapi tentunya lihat dari dinamika pengunjung,” jelas Gistang.

Direktur Operasi IDM, Indung Purwita Jati, mengatakan pengelola menyiapkan rekayasa hingga penambahan lahan parkir. “Kalau sekarang eksisting lahan parkir bisa menampung sekitar 500 unit roda empat. Berkaca dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, kami tahun ini sudah antisipasi minimal dua kali lipat kapasitas lahan parkir selama libur Lebaran,” ungkap dia.

Seluruh penambahan lokasi parkir memanfaatkan area di dalam kompleks candi. Tujuannya agar arus keluar-masuk pengunjung tetap teratur dan tidak menimbulkan kemacetan di jalur utama sekitar objek wisata.

Corporate Communication Manager IDM, Pardika Dewi, menjelaskan InJourney sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata memandang momentum libur Lebaran sebagai peluang strategis untuk mendorong peningkatan trafik domestik. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah diproyeksikan turut memperpanjang periode mobilitas masyarakat sehingga memberikan dampak positif bagi pergerakan wisatawan.

“Di saat masyarakat menikmati masa libur, InJourney Group justru bekerja penuh untuk memastikan setiap pengunjung memperoleh pengalaman yang berkesan dan bermakna, baik di bandara, destinasi wisata, retail, maupun hotel. Kami mengedepankan customer experience melalui optimalisasi fasilitas, pelayanan dan operasional, serta kesiapan SDM di seluruh lini,” lanjutnya.

Leave a Reply