Es Batu Kuat, Inovasi Baturetno Wonogiri Tingkatkan Layanan Adminduk Warga

Es Batu Kuat, Inovasi Baturetno Wonogiri Tingkatkan Layanan Adminduk Warga
Ilustrasi KTP elektronik. (Freepik.com)

Medianusantara.site, WONOGIRI – Pemerintah Kecamatan Baturetno, Wonogiri, meluncurkan inovasi baru di bidang layanan administrasi kependudukan atau adminduk warga. Terobosan baru diberi nama Es Batu Kuat, akronim dari E-KTP Sasaran Khusus Baturetno Akses Mudah Transparan untuk Kependudukan yang Unggul, Aman dan Tepat sasaran.

Inovasi ini hadir sebagai solusi Jemput Bola bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental untuk melakukan perekaman e-KTP dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Camat Baturetno, Hery Indrastiyono, pada Selasa (7/4/2026), mengungkapkan layanan ini didedikasikan bagi warga kategori khusus, seperti orang lansia, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan penyandang disabilitas.

“Dengan adanya Es Batu Kuat, warga tidak perlu lagi bersusah payah datang ke kantor kecamatan. Petugaslah yang akan mendatangi kediaman pemohon,” terang Hery seperti dilansir laman resmi Pemkab Wonogiri.

Keunggulan utama dari layanan ini, menurut Hery, adalah kemudahan aksesnya. Masyarakat cukup memindai (scan) QR Code atau barcode yang tertera pada pamflet yang telah disebar di seluruh desa di wilayah Kecamatan Baturetno.

Alur pengajuan layanan Es Batu Kuat meliputi:

  1. Scan QR Code: Gunakan smartphone untuk memindai barcode di pamflet desa.
  2. Pilih Kategori: Pemohon akan diarahkan untuk memilih jenis penyandang (Lansia, ODGJ, Disabilitas, atau Lainnya).
  3. Isi Data Diri: Masukkan nama pihak pengaju, nama warga yang akan diproses, NIK, dan alamat lengkap.
  4. Pilih Layanan: Pilih jenis layanan yang dibutuhkan (Perekaman e-KTP atau Aktivasi IKD).
  5. Atur Jadwal: Masukkan tanggal pengajuan, waktu yang diinginkan, serta nomor WhatsApp yang dapat dihubungi oleh admin kecamatan.
  6. Unggah Dokumen: Upload foto Kartu Keluarga (KK) sebagai basis data proses.

Dengan alur yang sistematis dan transparan ini, Kecamatan Baturetno berkomitmen untuk memastikan validitas data kependudukan seluruh warganya. Keberadaan dokumen kependudukan sangat krusial agar warga bisa mengakses berbagai bantuan sosial, layanan kesehatan, dan hak-hak sipil lainnya.

“Semoga inovasi Es Batu Kuat ini memberikan manfaat yang nyata dan menjadi inspirasi bagi pelayanan publik yang lebih humanis dan inklusif,” jelas Hery.

Heri menyebutkan sejumlah desa telah disambangi dalam rangkaian jemput bola ini meliputi Desa Balepanjang, Desa Kedungombo, Desa Setrorejo, Desa Sendangrejo, dan Desa Boto.

Dari aksi turun ke lapangan di lima desa tersebut, tercatat sebanyak 732 warga telah berhasil melakukan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) secara langsung di tempat.

“Kerja keras ini membuahkan hasil yang membanggakan. Secara keseluruhan, angka aktivasi IKD di Kecamatan Baturetno kini telah menyentuh 45,43 persen. Persentase ini merupakan akumulasi dari dua jalur pelayanan yang disediakan pemerintah kecamatan Baturetno, yakni jemput bola dan layanan paten,” ungkap Hery.

Keberhasilan ini tidak membuat Kecamatan Baturetno berpuas diri. Target utama tetap pada cakupan maksimal agar seluruh wajib KTP di Baturetno memiliki akses ke IKD.

Dengan adanya IKD, masyarakat tidak perlu lagi khawatir jika fisik KTP hilang atau rusak, karena semua dokumen kependudukan sudah terintegrasi dalam satu aplikasi yang terlindungi. Pemerintah Kecamatan Baturetno berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini hingga ke desa-desa lainnya, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam gerbong digitalisasi. 

Leave a Reply