Warga Diminta Waspada Hujan Lebat akibat Siklon Tropis di Utara Papua Nugini

Warga Diminta Waspada Hujan Lebat akibat Siklon Tropis di Utara Papua Nugini
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah II melakukan monitoring Citra Satelit curah hujan secara real time di Kantor BMKG Regional II Banten, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (4/5/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/bar)

Medianusantara.site, LABUAN BAJO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia menyusul terbentuknya siklon tropis di Samudra Pasifik utara Papua Nugini.

Prakirawan BMKG, Ranika Dwi Asti, menjelaskan bibit siklon 93W kini telah meningkat status menjadi siklon tropis dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot dan tekanan udara minimum 1.000 hektopascal (hPa).

“Arah gerak siklon terpantau menuju ke barat dalam 24 jam ke depan, yang membentuk daerah konvergensi di Samudra Pasifik. Kondisi ini secara tidak langsung meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut,” ujarnya dalam siaran yang diikuti dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/5/2026), dilansir Antara.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Laut Natuna dan Laut Filipina yang memanjang dari Kalimantan Barat.

Daerah konvergensi turut terpantau di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera Selatan hingga perairan selatan Bangka Belitung, pesisir selatan Banten, Samudra Hindia barat Lampung, hingga Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi dinamika atmosfer tersebut dinilai meningkatkan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah.

BMKG mengingatkan masyarakat di Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Perlu kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku,” kata Ranika.

Sementara itu, untuk prakiraan cuaca di sejumlah kota besar Indonesia bagian barat, hujan disertai petir diprediksi terjadi di Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Pontianak, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.

Adapun Jakarta, Serang, dan Surabaya diprakirakan berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal.

Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Mamuju. Sedangkan hujan ringan berpotensi mengguyur Mataram, Makassar, Kendari, Gorontalo, Ternate, Ambon, hingga Merauke.

Untuk Denpasar, Kupang, dan Jayapura diprediksi mengalami kondisi cuaca berawan.

 
 
 

Leave a Reply