Satreskrim Polres Sragen Olah TKP Ulang Kasus Pembunuhan Bocah SD di Jenar

Satreskrim Polres Sragen Olah TKP Ulang Kasus Pembunuhan Bocah SD di Jenar
Tim Reskrim gabungan Polres Sragen dan Polda Jateng melalukan olah TKP ulang kasus pembunuhan bocah SD di Dukuh Bromoasri RT 023, Desa Dawung, Jenar, Sragen, Sabtu (6/6/2026). (Daerah/Tri Rahayu)

Medianusantara.site, SRAGEN — Tim identifikasi Satreskrim Polres Sragen melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan bocah perempuan usia SD di rumah orang tuanya di Dukuh Bromoasri, RT 023, Desa Dawung, Jenar, Sragen, Sabtu (6/6/2026). 

Dalam olah TKP ulang dilakukan dengan melibatkan ibunda korban, Dewi Sri Lestari, 34. Ibu korban diminta ikut terlibat dalam olah TKP setelah selesai proses pemakaman korban di Permakaman Umum Prayunan, Dawung, Jenar, Sragen.

Proses olah TKP kedua dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB. Dalam olah TKP, ibu korban diminta menjelaskan kondisi dan situasi di dalam rumah. Ibu korban yang mengetahui anaknya meninggal sepulang kerja pada Jumat (5/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menerangkan Tim Satreskrim Polres Sragen dan Polda Jateng melakukan olah TKP lagi di lokasi kejadian. Dia berharap kasus dugaan pembunuhan bocah perempuan di Jenar itu segera bisa diungkap.

Dia menyatakan hingga Sabtu dini hari, penyidik Satreskrim masih menginterogasi saksi-saksi. Setidaknya ada tiga orang saksi, kata dia, yang sudah dimintai keterangan dan dimungkinkan jumlah saksi terus bertambah.

Sebelumnya, pada Jumat (5/6/2026) atau beberapa saat setelah korban ditemukan, polisi juga sudah melakukan olah TKP. Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan dari hasil pemeriksaan korban ditemukan indikasi tanda-tanda kekerasan. 

Perkiraan Waktu Kejadian

Saat itu, dia menyatakan olah TKP masih berjalan sehingga hasilnya belum bisa disampaikan karena akan dievaluasi dengan langkah-langkah kepolisian secara scientific crime investigation.

“Kami akan menggandeng Bidang Dokkes Polda Jateng untuk penanganan jenazah yang sudah evakuasi ke RSUD Sragen. Kami menemukan adanya dugaan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Namun demikian, motif kejadian ini masih menjadi pendalaman kami,” jelas Catur.

Saat ditanya terkait pembunuhan atau perampokan, Catur menyatakan masih terus mendalami motif pembunuhan tersebut. Dia menerangkan ada barang milik korban yang hilang, yaitu sepeda motor Honda Vario dan barang lain yang belum bisa diinformasikan.

Dia meminta wartawan bersabar karena masih dalam waktu krusial untuk penyelidikan. “Pasti nanti perkembangan kami sampaikan. Doakan kami untuk bisa ungkap secepatnya,” ujar dia.

Catur mengungkapkan ada empat orang saksi yang dimintai keterangan. Dari sejumlah alat bukti yang didapatkan, kata dia, akan dilakukan langkah-langkah evaluasi untuk ungkap kasus. Dia menyampaikan barang-barang yang diamankan tentunya barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan kejadian.

Dia mengungkapkan ibu kandung korban adalah orang pertema yang menemukan jenazah korban. Korban diketahui berumur 11 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan masih duduk di Kelas V SD. Catur menduga penganiayaan terjadi antara pukul 10.00 WIB-10.30 WIB.

“Namun demikian nanti akan kami dalami, termasuk dari hasil penanganan Bid Dokkes Polda Jateng dalam rangka penanganan jenazah,” kata Kasatreskrim.

Leave a Reply