Medianusantara.site, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan puluhan ruas jalan dan sejumlah jembatan pada tahun 2026. Di luar pekerjaan tersebut, pihaknya juga akan melaksanakan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas jalan, serta pemeliharaan jembatan provinsi dengan total panjang mencapai 26.445,77 meter.
Kepala Dinas PUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro, mengatakan secara keseluruhan, alokasi anggaran pemeliharan dan perbaikan ruas jalan Pemprov Jawa Tengah ada sekitar Rp320 miliar. Salah satu proyek yang menjadi perhatian, adalah perbaikan ruas Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora dengan nilai anggaran Rp5,276 miliar yang saat ini telah memasuki tahap pelelangan.
“Desain teknis akan dievaluasi agar panjang jalan yang diperbaiki dapat ditambah lagi,” kata Henggar kepada Espos, Sabtu (6/6/2026).
Lebih jelasnya berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng, program peningkatan jalan pada 2026 dilaksanakan di sejumlah ruas strategis. Di antaranya:
- Jalan Wiradesa-Kajen
- Jalan Wanayasa-Kalibening
- Jalan Brigjen Sudiarto
- Jalan Jepara-Keling
- Jalan Kudus-Colo
- Jalan Todanan-Ngawen
- Jalan Demak-Godong
- Jalan Singget atau Batas Kabupaten Grobogan-Doplang-Cepu
- Jalan Kuwu-Galeh
- Jalan Galeh-Ngrampal
- Jalan Sirampog-Bumiayu
- Jalur Penyelamat Kalijambe
- Batas Kota Salatiga-Kedungjati atau Batas Kabupaten Grobogan
Selain peningkatan jalan, PUPR Jateng juga melakukan rehabilitasi pada sejumlah ruas, antara lain:
- Jalan Pati-Tayu
- Jalan Pati-Kayen-Sukolilo
- Jalan Jepara-Kudus
- Jalan Patikraja–Kaliori
- Jalan Sidareja-Cukangleusleus
- Jalan Karanganyar-Tawangmangu-Kalisoro
- Jalan Ngadirojo atau Biting atau perbatasan Jawa Timur (Jatim)
- Jalan Ngadirojo-Giriwoyo
- Jalan Wonogiri-Manyaran-Blimbing
- Jalan Sapuran-Kepil
- Jalan Bandungsari-Paningkaban
- Jalan Bandungsari-Salem
Pada sektor jembatan, PUPR Jateng menjadwalkan penggantian Jembatan Dengkeng di Kabupaten Klaten pada ruas Karangwuni-Batas DIY. Sementara rehabilitasi akan dilakukan pada:
- Jembatan Lusi Putat di Lingkar Utara Purwodadi
- Jembatan Jurang Gowang di ruas Kutoarjo-Bruno Purworejo
- Jembatan Kalidawe di ruas Parakan-Patean
- Jembatan Krompeng di ruas Kajen-Batang
Di luar pekerjaan tersebut, Pemprov Jateng juga melaksanakan pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas jalan. Termasuk pemeliharaan jembatan provinsi dengan total panjang mencapai 26.445,77 meter.
Terpisah, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menegaskan seluruh perangkat daerah harus cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Menurutnya, berbagai laporan yang muncul di media sosial (Medsos), harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.
“Balai dan dinas harus memperhatikan ini. Begitu ada jalan berlubang dan sudah rusak berat, maka harus menjadi skala prioritas penanganannya. Harus dikerjakan secara profesional, jangan asal-asalan,” tegas Luthfi dalam keterangannya.
Menurut Luthfi, ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan. Selain optimalisasi anggaran daerah, seluruh jajaran diminta mengawal usulan bantuan pemerintah pusat melalui kementerian maupun DPR RI agar percepatan pembangunan infrastruktur dapat segera terealisasi.

Leave a Reply