Piala Dunia 2026: Australia Bungkam Turki 2-0

Piala Dunia 2026: Australia Bungkam Turki 2-0
Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 antara Australia melawan Turki yang dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, British Columbia, Kanada, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

Medianusantara.site, JAKARTA — Timnas Australia mengalahkan Turki dengan skor 2-0 pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Stadion British Columbia (BC) Place, Kanada, Minggu (14/6/2026).

Dikutip dari laman FIFA, dua gol tim berjuluk Socceroos itu masing-masing dicetak oleh penyerang Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan gelandang Connor Metcalfe saat menit ke-75.

Kemenangan tersebut membuat skuad yang dilatih Tony Popovich itu kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup D dengan mengemas tiga poin.

Perolehan poin skuad Australia sama dengan tuan rumah Amerika Serikat yang berada di peringkat pertama karena unggul selisih gol.

Sejak awal babak pertama, pertandingan berlangsung ketat dan keras. Terbukti gelandang Aiden Oneill yang membela Australia melakukan pelanggaran meski laga baru berjalan satu menit.

Setelah itu, kedua tim berulang kali berusaha menjebol gawang lawan lewat serangan cepat. Selepas Arda Guler mencoba membobol gawang Australia pada menit ke-26, setelah itu serangan balik terjadi ke gawang Turki.

Kali ini usaha Socceroos membuahkan hasil. Berkat umpan dari Paul Okon-Engstler, Irankunda berhasil menceploskan bola ke gawang yang dikawal oleh Ugurcan Cakir, pada menit ke-27.

Skor sementara tercatat 1-0 untuk keunggulan Australia dan bertahan hingga akhir babak pertama.

Pada awal babak kedua, pelatih Vincenzo Montella langsung menurunkan Kenan Yildiz untuk menggantikan Baris Alper Yilmaz guna memecah kebuntuan.

Namun usaha itu terlihat belum efektif karena Yildiz baru menciptakan peluang mencetak gol pada menit ke-60. Serangan Turki justru lahir dari lini kedua, lewat usaha Guler dan Ismail Yuksek.

Merespons hal itu, lawannya memasukkan Nishan Velupillay pada menit ke-61 guna menggantikan peran Irankunda untuk menjebol gawang lawan.

Semenit kemudian, hal serupa juga dilakukan Turki yang memasukkan Yunus Akgun untuk menggantikan Orkun Kokcu.

Kedua tim masih bermain dengan intensitas tinggi dan saling jual-beli serangan. Di tengah usaha itu, justru Australia yang berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sepakan Metcalfe.

Turki terus mencoba untuk membalas, tetapi gagal berbuah gol dan kedua tim kemudian saling mengganti pemain untuk meningkatkan intensitas permainan masing-masing.

Pada akhirnya laga berhasil dimenangi Australia dengan skor 2-0. Meski laga berlangsung ketat dan penuh pelanggaran, namun cuma Yunus Akgun yang memperoleh kartu kuning.

Leave a Reply