Penumpang KA Daop 4 Semarang Tembus 7,26 Juta pada Semester I 2026

Penumpang KA Daop 4 Semarang Tembus 7,26 Juta pada Semester I 2026
Suasana pemudik saat menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Tawang Bank Jateng, Jumat (28/3/2025). (Daerah/Fitroh Nurikhsan)

Medianusantara.site, SEMARANG — Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus meningkat. Selama Januari-Juni 2026, jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencapai 7.260.073 orang atau naik 10,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, jumlah tersebut meningkat dari 6.588.959 pelanggan pada semester I 2025. Dengan demikian, terjadi penambahan sebanyak 671.114 pelanggan secara tahunan (year on year).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pertumbuhan jumlah penumpang menunjukkan kereta api semakin menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi andalan,” ujar Luqman, Minggu (5/7/2026).

Dari total penumpang tersebut, sebanyak 3.616.024 orang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, sedangkan 3.644.049 pelanggan tercatat tiba di berbagai stasiun di wilayah yang sama.

Menurut Luqman, peningkatan mobilitas pelanggan didorong sejumlah momentum sepanjang semester pertama tahun ini, di antaranya masa Angkutan Lebaran 2026, libur nasional, akhir pekan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi pada pertengahan tahun.

Stasiun Semarang Tawang masih menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi selama semester I 2026. Total 2.156.118 pelanggan menggunakan stasiun tersebut, terdiri atas 1.057.722 pelanggan yang berangkat dan 1.098.396 pelanggan yang tiba.

Posisi kedua ditempati Stasiun Semarang Poncol dengan total 1.742.337 pelanggan, yang terdiri atas 876.105 pelanggan berangkat dan 866.232 pelanggan tiba.

Selanjutnya, Stasiun Tegal melayani 962.544 pelanggan, terdiri atas 475.476 pelanggan naik dan 487.068 pelanggan turun. Stasiun Pekalongan berada di urutan keempat dengan total 708.976 pelanggan, meliputi 355.700 pelanggan berangkat dan 353.276 pelanggan tiba.

Sementara itu, Stasiun Cepu menempati posisi kelima dengan total 343.873 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171.020 pelanggan berangkat dan 172.853 pelanggan tiba.

Luqman mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan peran penting KAI Daop 4 Semarang dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah dan sekitarnya. Selain mendukung mobilitas masyarakat, layanan kereta api juga menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga kegiatan sosial.

“Kami terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan operasional perjalanan, peningkatan fasilitas stasiun, optimalisasi layanan pelanggan, serta penyediaan informasi perjalanan yang cepat dan mudah diakses,” katanya.

Leave a Reply