Emparty Fest 2026 Dibuka, Wamenbud Giring: Seni Melatih Empati Bangsa

Emparty Fest 2026 Dibuka, Wamenbud Giring: Seni Melatih Empati Bangsa
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha (tengah) bersama istri Cynthia Riza (kanan) saat menghadiri pameran dalam gelaran Emparty Fest 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kota Solo, Selasa (4/8/2026) malam. (Daerah/Dhima Wahyu Sejati)

Medianusantara.site, SOLO — Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha membuka Emparty Fest 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kota Solo, Selasa (4/8/2026) malam. Festival yang diinisiasi Seniman Merdeka Indonesia (SMI) tersebut mengusung tema Art of Humanity dan akan berlangsung hingga Senin (10/8/2026).

Emparty Fest 2026 menghadirkan berbagai pertunjukan dan pameran seni, mulai dari teater, tari, musik, fotografi, pameran lukisan, patung, keris, keramik, hingga pertunjukan live painting.

Dalam sambutannya, Giring mengapresiasi penyelenggaraan festival yang memadukan seni, kebudayaan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, tema Art of Humanity sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

Usai berkeliling melihat pameran seni rupa di galeri TBJT, Giring mengaku terkesan dengan kualitas kurasi yang dilakukan penyelenggara. Ia menilai karya-karya yang dipamerkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat.

“Bagus banget. Tim kurator berhasil mengkurasi karya seni nasional yang luar biasa. Kalau diperhatikan, hampir setiap karya memiliki doa di dalamnya. Ada doa untuk Indonesia Emas, swasembada pangan, kejayaan, dan doa untuk bangsa,” katanya kepada wartawan.

Giring kemudian menceritakan pengalaman masa kecilnya yang kerap diajak sang ayah mengunjungi pameran lukisan. Menurut dia, kebiasaan tersebut melatih kepekaan dan empati terhadap orang lain.

“Begitu kita berada di pameran lukisan, kita berhenti sejenak menikmati dan menghargai karya. Kita mencoba memikirkan apa yang ada di dalam otak seniman. Entah kenapa, saya merasa empati itu terlatih ketika kita terbiasa berkesenian dan berkebudayaan,” ujarnya.

Ia menilai empati menjadi modal penting bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Oleh karena itu, Emparty Fest ini adalah festival yang luar biasa. Saya berdoa agar festival ini bisa terus bertahan menjadi agenda tahunan hingga ratusan tahun ke depan,” katanya.

Terkait dukungan pemerintah terhadap dunia seni, Giring memastikan Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung berbagai kegiatan kebudayaan melalui kolaborasi dengan komunitas seni, termasuk Seniman Merdeka Indonesia.

Ia mengatakan kementeriannya juga berencana mengintegrasikan penyelenggaraan Emparty Fest dengan program Manajemen Talenta Nasional agar pembinaan seniman dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kementerian Kebudayaan ini hanya platform dan alat pendorong. Ada komitmen dari Bapak Presiden Prabowo bahwa kebudayaan bukan hanya sekadar masalah mempersiapkan tarian dan pertunjukan, tetapi kita harus memikirkan kesejahteraan para senimannya. Ini yang akan terus kita perjuangkan dan diskusikan bersama SMI,” ujarnya.

Selain mendukung pengembangan talenta seni, Kementerian Kebudayaan juga tengah mempercepat revitalisasi museum, cagar budaya, dan keraton di berbagai daerah.

Menurut Giring, peningkatan pelayanan di sejumlah aset budaya nasional, seperti Museum Nasional, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur, juga menjadi prioritas pemerintah.

“Selain itu, kita juga mengantarkan seniman-seniman kita ke luar negeri untuk memperluas jaringan, memamerkan karya, hingga pitching,” pungkasnya.

Leave a Reply