Jadi Terbaik Nasional, Wamendagri Dorong Posyandu Plus Solo Dicontoh Daerah Lain

Jadi Terbaik Nasional, Wamendagri Dorong Posyandu Plus Solo Dicontoh Daerah Lain
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya (jaket putih) meninjau pelayanan di Posyandu Plus RW 006, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Solo, Minggu (27/9/2026). (Istimewa)

Medianusantara.site, SOLO — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Plus RW 006, Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Minggu (27/9/2026).

Bima Arya didampingi sang istri, Yane Ardian Rachman, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Solo Venessa Respati.

Mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu Plus kini dituntut mampu memberikan enam bidang SPM yang meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum (PU), perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

Bima Arya memaparkan Kementerian Dalam Negeri saat ini tengah getol melakukan pendampingan kepada seluruh kepala daerah agar implementasi enam SPM di tingkat rukun warga dapat berjalan optimal.

“Jadi Posyandu itu tadinya hanya cek kesehatan, tapi sekarang tidak hanya kesehatan, ada pendidikan, PU, perumahan, sosial dan lain-lain,” ujar Bima Arya di sela-sela peninjauan.

Lebih lanjut, ia menilai adanya layanan psikolog klinis untuk memantau kesehatan mental warga adalah inovasi yang baik. Menurutnya hal ini dapat menginspirasi Posyandu lain.

“Kemarin saya mendapat kabar bahwa Posyandu Surakarta menjadi praktik terbaik se-Indonesia. Kita datang melihat apa saja inovasinya supaya bisa jadi contoh daerah lain, sekaligus melihat apa yang kira-kira bisa dibantu oleh pemerintah pusat supaya warga terlayani dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Solo, Venessa Respati, menjelaskan akan terus memperkuat peran Posyandu Plus.

Penguatan itu dilakukan mulai dari penyusunan rencana induk, penyediaan buku pedoman tata kelola, hingga bimbingan teknis dan pembinaan berjenjang bagi para kader di lapangan.

“Langkah-langkah strategis ini ditujukan untuk memastikan pengelolaan yang lebih terarah dengan standar yang jelas. Kemarin pelaksanaan 6 SPM Posyandu di Solo ada yang mendapatkan juara satu di tingkat provinsi dan sekarang maju ke tingkat nasional,” jelas Venessa.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menekankan Posyandu Plus merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan lebih dekat dengan pintu rumah warga.

Ia menegaskan capaian best practice nasional ini merupakan hasil kolaborasi apik antara jajaran Pemkot, kader Posyandu yang tak kenal lelah, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya. Harapannya, apa yang sudah dilakukan dan berjalan baik di Solo ini bisa memberikan inspirasi bagi daerah lain,” kata Respati.

Leave a Reply