Medianusantara.site, SOLO — Persis Solo menelan kekalahan 0-2 dari PSPS Pekanbaru pada laga uji coba kedua dalam rangkaian pemusatan latihan (training camp) di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8/2026). Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi tim sebelum mengarungi Liga 2 atau Pegadaian Championship 2026/2027.
Pelatih Persis Solo Ricky Nelson mengatakan sengaja melakukan rotasi pemain dalam jumlah besar untuk menguji berbagai opsi yang dimiliki tim.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar Persis memiliki kedalaman skuad yang siap bersaing sepanjang kompetisi.
“Di laga kedua ini, kita banyak melakukan rotasi pemain. Karena memang opsinya saya mau lakukan banyak percobaan dengan pemain-pemain yang lain. Sehingga nanti kompetisi kita punya banyak opsi-opsi yang disiapkan untuk kompetisi,” ujarnya usai pertandingan, sebagaimana dikutip dari situs resmi klub.
Rotasi Pemain untuk Cari Komposisi Terbaik
Ricky mengakui masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi meski laga uji coba menjadi bagian dari proses pembentukan tim.
Ia menilai hasil pertandingan melawan PSPS menjadi bahan evaluasi penting agar permainan Persis semakin solid saat kompetisi dimulai.
“Jadi sekali lagi, memang masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang terjadi. Kita perlu memperbaikinya. Masih ada waktu sampai nanti kompetisi dimulai,” lanjutnya.
Usai menjalani dua laga uji coba, Persis masih memiliki agenda latihan selama beberapa hari sebelum menutup rangkaian persiapan dengan satu pertandingan internal.
Menurut Ricky, waktu yang tersisa akan dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman taktik sekaligus membangun chemistry antarpemain.
“Kita masih ada latihan lagi dan mungkin terakhir ada satu internal game yang tetap kita bikin. Masih terus kita perbaiki karena memang chemistry-nya harus lebih dapat lagi,” kata Ricky.
Persis Solo berharap rangkaian persiapan tersebut mampu membentuk tim yang lebih matang saat Pegadaian Championship 2026/2027 resmi bergulir.

Leave a Reply