Medianusantara.site, KARANGANYAR — Donasi untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dihimpun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mencapai Rp402.782.309. Dana tersebut terkumpul selama 22 hari penggalangan, terhitung mulai 17 Agustus hingga 7 September 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Kurniadi Maulato, mengatakan donasi itu berasal dari berbagai instansi dan elemen masyarakat di Karanganyar.
“Donasi tersebut berasal dari Polres, Kejaksaan, Pengadilan, Kodim, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, OPD, BUMD, kecamatan hingga kelurahan,” kata Kurniadi, Rabu (9/9/2026).
Kurniadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa. Menurut dia, terkumpulnya donasi hingga lebih dari Rp400 juta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Karanganyar terhadap warga yang sedang menghadapi bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan donasi,” ujarnya.
Kurniadi menjelaskan nominal Rp402.782.309 tersebut merupakan dana yang terkumpul melalui penggalangan yang dilakukan Pemkab Karanganyar. Jumlah tersebut belum mencakup bantuan atau sumbangan yang diberikan masyarakat secara langsung melalui rekening donasi.
Dengan demikian, total dukungan masyarakat Karanganyar untuk korban gempa NTT berpotensi lebih besar apabila seluruh donasi yang disalurkan secara langsung melalui rekening turut dihitung.
Setelah penggalangan ditutup, dana yang terkumpul melalui Pemkab Karanganyar selanjutnya disalurkan ke rekening Pusdalops BPBD Provinsi NTT. Dana tersebut diperuntukkan membantu penanganan dampak bencana sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak. Kurniadi berharap bantuan yang dihimpun tersebut dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat NTT, terutama mereka yang masih membutuhkan bantuan setelah bencana gempa.
“Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi korban terdampak gempa yang saat ini masih dalam tahap pemulihan,” jelasnya.
Selain menyalurkan dana melalui rekening Pusdalops BPBD Provinsi NTT, Pemkab Karanganyar juga memberikan bantuan secara langsung kepada relawan asal Karanganyar yang berada di Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Nilai bantuan yang disalurkan kepada relawan tersebut mencapai Rp110 juta. Bantuan itu diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa di wilayah tersebut.
Menurut Kurniadi, sebagian bantuan digunakan untuk pembangunan gedung darurat bagi siswa jenjang SD dan SMP. Fasilitas darurat tersebut dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar setelah masyarakat terdampak bencana. Selain pembangunan fasilitas pendidikan, bantuan juga dimanfaatkan untuk penyediaan dapur umum. Keberadaan dapur umum diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama proses tanggap darurat dan pemulihan berlangsung.
“Donasi tersebut digunakan untuk pembangunan gedung darurat SD, SMP dan dapur umum,” jelas Kurniadi.
Kurniadi menambahkan bantuan dari Karanganyar merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana. Pemkab Karanganyar berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban warga sekaligus memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Penggalangan dana yang dilakukan selama lebih dari tiga pekan itu menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat Karanganyar terhadap korban bencana di daerah lain. Pemkab Karanganyar berharap bantuan yang telah dihimpun dapat digunakan sesuai kebutuhan di lapangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa.

Leave a Reply