Medianusantara.site, SRAGEN — Seorang kakek-kakek asal Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, meninggal dunia setelah ditabrak kereta api di perlintasan km 233+4 Kutorejo, Sragen Tengah, Kabupaten Sragen, Minggu (27/9/2026) pukul 00.30 WIB. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan kondisinya mengenaskan.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen, Utami Dewi Masithoh, kepada Espos, Minggu, mengungkapkan korban diketahui bermama Raden Mas Sri Parwasto, 68, warga Dukuh Kenongo Rejo, RT 020/RW 004, Desa Sekar Putih, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jatim. Dia menyampaikan korban meninggal dunia dengan luka berat pada bagian kepala.
“Posko PMI Sragen menerima informasi dari Call Center PSC 119 Sukowati Sragen pada pukul 00.40 WIB bahwa ada laka kereta orang tertemper KA belokasi Jalur KA Km. 233+4, Kutorejo, Sragen Tengah. Kondisi korban meninggal dunia dan membutuhkan bantuan evakuasi. Posko Siaga Bencana dan Pelayanan Ambulans 24 Jam PMI Kab. Sragen mengirimkan Tim Responder beserta menggunakan Ambulans dan PSC 119 Sukowati Sragen dengan menggunakan ambulans,” ujar dia.
Setelah tiba di lokasi kejadian, ujar dia, tim responder gabungan melakukan assesment dan koordinasi dengan pihak yang berwajib. Setelah di lakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara oleh pihak kepolisian, kata dia, korban dievakuasi ke Instalasi forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan menggunakan ambulans PMI Sragen.
Unsur yang terlibat dalam evakuasi korban terdiri atas PMI Sragen, PSC 119 Sukowati Sragen, PT Kereta Api Indonesia, Polri, Tim Inafis Polres Sragen, SAR PSHT Karangmalang, MDMC Sragen, warga setempat.

Leave a Reply