Jemaah Haul Solo 2026 Meluber hingga 500 Meter ke Jalan Brigjen Sudiarto

Jemaah Haul Solo 2026 Meluber hingga 500 Meter ke Jalan Brigjen Sudiarto
Camat Pasar Kliwon Ari Wibowo memberikan keterangan kepada wartawan di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/10/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Medianusantara.site, SOLO — Jumlah jemaah yang mengikuti Haul Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Haul Solo) 2026 lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Jemaah memadati sejumlah ruas jalan sehingga arus lalu lintas dialihkan.

Camat Pasar Kliwon, Ari Wibowo, menjelaskan jumlah tamu tahun ini meningkat karena puncak Haul Solo berlangsung pada akhir pekan. Area yang digunakan jemaah tidak hanya Jalan Kapten Mulyadi, tetapi juga sejumlah ruas jalan lainnya.

“Tahun lalu jemaah menempati Jl. Veteran dari simpang Baturono sampai perempatan Gading. Kini meluber ke selatan [Jl. Brigjen Sudiarto] sampai kira-kira 500 meter. Cukup panjang, biasanya enggak sampai situ,” kata dia kepada wartawan di Pendapa Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (4/10/2026).

Selain itu, kata Ari, jemaah juga menempati Jalan Kapten Mulyadi hingga Jembatan Gabugan, yang berjarak sekitar 500 meter dari Kantor Kecamatan Pasar Kliwon. Pada Haul Solo 2025, belum tersedia fasilitas siaran langsung (live streaming) di kawasan Baluwarti. Tahun ini, siaran langsung haul juga dapat disaksikan di Baluwarti.

Menurut dia, pemanfaatan pendapa kelurahan dan kecamatan se-Kecamatan Pasar Kliwon untuk menyaksikan acara haul maupun beristirahat terbukti efektif mengurai kepadatan jemaah.

Kecamatan Pasar Kliwon juga menyediakan toilet dan kipas angin yang dapat digunakan masyarakat. Selain itu, pihak kecamatan menggandeng komunitas terapis untuk memberikan layanan gratis kepada para tamu.

“Ada 63 jemaah pria yang dilayani. Jumlah itu di luar pelayanan terapis perempuan di utara pendapa,” ungkap dia.

Ari mengatakan Kecamatan Pasar Kliwon turut menggandeng 15 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berjualan di pendapa kecamatan. Upaya tersebut dilakukan untuk menggerakkan perekonomian sekaligus memenuhi kebutuhan para tamu.

Menurut dia, peningkatan jumlah tamu berdampak pada volume sampah. Kecamatan Pasar Kliwon menerjunkan 155 petugas dan relawan untuk membersihkan sampah yang dibuang sembarangan, khususnya di area pendapa dan jalan-jalan perkampungan.

Pantauan Espos, petugas dan relawan mengikuti apel sebelum bertugas membersihkan kawasan perkampungan. Sementara itu, 120 petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo membersihkan jalan-jalan protokol.

Leave a Reply