UIN Saizu Gelar TEGAK dan GELEGAR 2026, Diikuti 1.099 Pramuka se-Jawa Tengah

UIN Saizu Gelar TEGAK dan GELEGAR 2026, Diikuti 1.099 Pramuka se-Jawa Tengah
Sebanyak 1.099 anggota Pramuka Penegak dan Penggalang mengikuti kegiatan Temu Penegak (TEGAK) dan Gelanggang Galang Raya (GELEGAR) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pramuka Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Minggu (1/11/2026). (Istimewa)

Medianusantara.site, PURWOKERTO – Sebanyak 1.099 anggota Pramuka Penegak dan Penggalang mengikuti kegiatan Temu Penegak (TEGAK) dan Gelanggang Galang Raya (GELEGAR) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pramuka Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Minggu (1/11/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Saizu ini menjadi ajang kompetensi, pengembangan keterampilan, sekaligus silaturahmi antaranggota Pramuka dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Mengusung tema “MELESAT: Melangkah Bersama, Lestarikan Semangat, Aktualisasikan Bakat”, kegiatan ini diikuti 692 Pramuka Penegak dari 48 pangkalan SMA, SMK, dan MA serta utusan Kwartir Ranting di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Tegal. Sementara itu, 407 Pramuka Penggalang dari 26 pangkalan SMP dan MTs berasal dari Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Brebes, dan Tegal.

Pembukaan kegiatan dihadiri Rektor UIN Saizu sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus), Prof. Ridwan; Wakil Rektor I, Prof. Suwito; Kepala Bagian Umum dan Akademik, Nurkhikmah; Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Prof. Subur; serta Pembina Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien, Prof. Hizbul Muflihin dan Dr. Mutijah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ridwan secara resmi membuka kegiatan TEGAK dan GELEGAR 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, kemudian dilanjutkan dengan penampilan jingle TEGAK dan GELEGAR oleh panitia Dewan Racana.

Dalam sambutannya, Prof. Ridwan menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda. Menurutnya, Pramuka bukan sekadar organisasi, melainkan ruang pembelajaran yang memberikan bekal kehidupan bagi para anggotanya.

“Pramuka bukan sekadar organisasi, tetapi Pramuka adalah sekolah kehidupan. Tempat di mana karakter dibentuk, kepemimpinan dilatih, dan nilai kemanusiaan ditanamkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat menuntut generasi muda memiliki karakter serta kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan. Dalam konteks tersebut, Pramuka menjadi salah satu wadah strategis untuk menanamkan nasionalisme, patriotisme, dan jiwa kepemimpinan.

Prof. Ridwan juga berpesan agar seluruh peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi turut mengembangkan karakter sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadilah generasi yang berkarakter, bukan sekadar berprestasi. Berkarakter dan berprestasi adalah perpaduan dari generasi ideal, generasi Indonesia yang hebat menuju Indonesia Emas,” pesannya.

Selain itu, ia mengajak peserta untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat menjadi tempat menempa calon pemimpin masa depan yang mampu melayani dan bertanggung jawab.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman Indonesia. Melalui pertemuan antargugusdepan, peserta diharapkan dapat membangun hubungan yang semakin erat serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan.

Membangun Jiwa Kepemimpinan

Sementara itu, Ketua Reka Kerja, Raida Sulistiya, dalam laporannya menyampaikan bahwa TEGAK dan GELEGAR 2026 dirancang sebagai kegiatan edukatif, inovatif, dan kompetitif untuk meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Penegak dan Penggalang.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan teknis kepramukaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kreativitas, kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, komunikasi, dan jiwa kepemimpinan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menciptakan generasi Pramuka Penegak dan Penggalang yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan dan menumbuhkan sportivitas di antara peserta,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, TEGAK dan GELEGAR 2026 menghadirkan berbagai kompetisi prestasi yang disesuaikan dengan golongan peserta. Untuk golongan Penegak, perlombaan meliputi pioneering, maket tapak perkemahan, pertolongan pertama (first aid), ceramah budaya, dan poster digital.

Adapun golongan Penggalang mengikuti kompetisi pioneering tiang bendera, pertolongan pertama, storytelling, Scout Color Splash, serta variasi Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) bertongkat.

Selain perlombaan, panitia juga menyelenggarakan giat wawasan dan giat tantangan (challenge) berupa pembuatan video vlog bertema “One Day, One Story on Spirit TEGAK GELEGAR Tahun 2026”. Rangkaian tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi peserta dalam mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi.
Kegiatan diawali dengan registrasi ulang peserta di depan Perpustakaan UIN Saizu. 

Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti persiapan upacara dan upacara pembukaan di Halaman Rektorat. Setelah pembukaan, perlombaan berlangsung secara serentak di sejumlah lokasi kampus, termasuk Halaman Rektorat, Gedung FTIK, Fakultas Syariah, dan Gedung Student Center (GSC).
Setelah seluruh kompetisi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), penjurian, serta giat wawasan yang dipusatkan di Auditorium. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan upacara penutupan dan pengumuman kejuaraan.

Melalui TEGAK dan GELEGAR 2026, Pramuka Racana Sunan Kalijaga–Cut Nyak Dien UIN Saizu berharap dapat menghadirkan ruang pembinaan yang mendorong anggota Pramuka untuk mengaktualisasikan potensi, memperluas persaudaraan, dan mengembangkan keterampilan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UIN Saizu dalam mendukung pembentukan generasi muda yang tangguh, berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (NA)

Leave a Reply