Medianusantara.site, KARANGANYAR — Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah (BKSDA Jateng) memasang 80 unit kamera jebak (camera trap) di lanskap Gunung Lawu untuk memantau satwa liar, khususnya macan tutul Jawa.
Pemasangan dilakukan melalui kerja sama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan SINTAS Indonesia. Total 80 kamera dipasang di 40 titik berbeda, masing-masing titik dilengkapi dua perangkat untuk memperluas sudut tangkapan gambar.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Hutan (KSDH) Wilayah I Surakarta BKSDA Jateng, Sudadi, mengatakan kamera ditempatkan di jalur yang diduga menjadi lintasan satwa liar. Perangkat dilengkapi sensor gerak dan mampu merekam aktivitas siang maupun malam.
“Total ada 80 kamera yang dipasang di 40 titik. Satu titik dipasang dua kamera agar bisa menangkap pergerakan satwa dari dua arah,” ujarnya saat ditemui di sela evakuasi macan tutul di Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan hasil pemantauan baru dapat dianalisis setelah sekitar tiga bulan pemasangan untuk memperoleh data yang cukup mengenai jumlah individu, pola jelajah, hingga potensi interaksi satwa liar dengan permukiman warga.
Data tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan konservasi sekaligus mitigasi konflik satwa dan manusia di kawasan lereng Lawu.
Sebelumnya, seekor macan tutul yang masuk ke permukiman warga di Dusun Sendang berhasil dievakuasi petugas pada Selasa sore sekitar pukul 15.26 WIB. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan dilakukan dengan pembiusan, bukan penembakan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan evakuasi melibatkan BKSDA Wilayah Surakarta, Solo Safari, TNI, Polri, serta unsur wilayah setempat.
“Dibius, bukan ditembak. Pembiusan hanya bersifat sementara untuk proses evakuasi,” jelasnya.
Berdasarkan identifikasi awal, sempat diduga terdapat dua ekor macan tutul di sekitar lokasi. Namun setelah pengecekan, petugas memastikan hanya satu ekor yang ditemukan di area rumah warga. Satu ekor lainnya masih dalam penelusuran.
Satwa yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Solo Safari untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan perawatan lebih lanjut.
Leave a Reply