Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,1 Ton ke Masjid Babussalam Karanganyar

Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,1 Ton ke Masjid Babussalam Karanganyar
Sapi kurban jenis simental berbobot 1,1 ton milik peternak lokal Karanganyar Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan ke Masjid Babussalam, Jumantono, untuk Iduladha 2026. (Istimewa)

Medianusantara.site, KARANGANYAR — Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan seekor sapi kurban untuk Masjid Babussalam di RT 003/RW 007 Dusun Salam, Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Penyerahan bantuan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (26/5/2026) sore.

Sapi kurban tersebut merupakan sapi kontes jenis simental berbobot 1.103 kilogram yang dibeli dari peternak asal Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Ketua RT 003/RW 007 Dusun Salam, Sarkun, mengatakan informasi mengenai penempatan sapi kurban presiden diterimanya dari pemerintah desa. Sapi diperkirakan tiba di masjid sehari sebelum Iduladha dan akan dijaga hingga proses penyembelihan.

“Informasinya dari Pak Lurah. Kemungkinan besok sore sapinya sampai di masjid dan tetap dijaga sampai pagi,” ujarnya.

Menurut Sarkun, Masjid Babussalam selama ini dikenal rutin menggelar pengajian mingguan dengan jumlah jamaah cukup besar di wilayah Jumantono.

Pada Iduladha tahun ini, masjid menerima dua ekor sapi kurban, yakni satu bantuan Presiden Prabowo dan satu dari masyarakat. Selain itu, terdapat empat warga yang telah mendaftarkan kurban kambing.

Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta sejumlah kiai yang rutin mengisi pengajian di masjid tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, mengatakan sapi bantuan presiden masih menjalani karantina dan pemeriksaan kesehatan ketat sebelum dikirim.

“Karena ini bantuan presiden, pengawasannya ketat. Pemeriksaan kesehatan dan laboratorium, termasuk PMK, harus lengkap,” katanya.

Pengiriman sapi akan dilakukan H-1 Iduladha dengan pengawalan aparat kepolisian. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan takmir masjid untuk memastikan lokasi penempatan hewan tetap nyaman sebelum penyembelihan.

Sapi bernama Ragil tersebut dipelihara oleh Sugiarto, peternak asal Dusun Duwet, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo. Pemerintah membeli sapi itu seharga Rp110 juta setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan.

Sugiarto mengaku bangga karena sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden.

“Siapa sih yang tidak senang, peternak lokal bisa dipilih untuk sapi kurban Presiden, tentu bangga sekali,” ujarnya.

Ragil diketahui merupakan sapi unggulan yang beberapa kali mengikuti kontes ternak di Boyolali, Jember, dan Wonosobo dengan catatan beberapa kali masuk 10 besar.

Menjelang pengiriman, perawatan sapi tetap dilakukan seperti biasa dengan menjaga pola makan, kesehatan, serta tambahan empon-empon untuk menjaga stamina. Kandang juga dibatasi dari kunjungan warga agar sapi tidak mengalami stres sebelum diserahkan.

Leave a Reply