WFA bagi ASN Sudah Berjalan di Solo, Pemkot akan Gerakkan Bersepeda ke Kantor

WFA bagi ASN Sudah Berjalan di Solo, Pemkot akan Gerakkan Bersepeda ke Kantor
Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (31/3/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Medianusantara.site, SOLO – Pemkot Solo siap jika pemerintah pusat benar-benar mengumumkan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sehari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan sebelumnya Pemkot Solo telah menerapkan work from anywhere atau WFA bagi ASN mulai Rabu (14/1/2026). WFA bagi ASN diklaim sudah berjalan efektif.

“Beberapa sudah berjalan efektif. Dan apabila nanti pemerintah pusat menentukan kebijakan WFH, kami siap menjalankan,” kata Wali Kota Solo ditemui Espos di kantornya, Balai Kota Solo, Selasa (31/3/2026) pagi.

Menurut dia, Pemkot Solo akan menerapkan gerakan bersepeda ke kantor atau bike to work bagi ASN. Gerakan bersepeda ke kantor bisa terkoneksi dengan layanan transportasi publik yang ada.

“Dan nanti bike to work gelorakan pelan pelan dengan jajaran. Dengan bike to work itu harapannya ada connecting transportasi publik yang ada,” ujar dia.

Diberitakan Espos sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mulai mengkaji langkah efisiensi energi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng). Salah satu upaya yang didorong adalah mengajak ASN menggunakan moda transportasi ramah lingkungan saat berangkat dan pulang kerja.

ASN didorong untuk menggunakan sepeda, angkutan umum, hingga berjalan kaki sebagai bagian dari upaya penghematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM). Kini, Pemprov Jateng sedang menunggu edaran resmi dari pemerintah pusat tentang efisiensi.

“Tapi intinya, Pemprov Jateng sudah siap ambil langkah,” kata Luthfi seusai penandatanganan pakta integritas bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gradhika Semarang, Senin (30/3/2026).

Selain itu, Pemprov Jateng juga akan memaksimalkan potensi sekitar 2.500 desa mandiri energi yang telah berkembang di berbagai wilayah. Pemanfaatan gas alam melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Jateng Agro Berdikari (JTAB), menjadi bagian dari strategi efisiensi tersebut.

Luthfi menjelaskan, pihaknya masih mengkaji berbagai skema untuk menghitung potensi penghematan energi di kalangan ASN. Salah satu opsi yang tengah disiapkan adalah penentuan hari tertentu bagi ASN untuk menggunakan sepeda atau transportasi umum secara bersama-sama.

“Hari tertentu nanti, ASN bisa naik sepeda dengan seluruh bupati/walikota. Terus bisa pakai kendaraan umum. Kalau perlu, lari pulang-pergi [kantor],” imbuhnya.

Leave a Reply