Medianusantara.site, KLATEN — Seekor sapi yang dipelihara peternak asal Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, menjadi salah satu sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto. Sapi berjenis peranakan ongole (PO) itu menjadi salah satu di antara sapi-sapi jumbo yang dipelihara Lingga Praditya, 25, bersama orang tuanya Sugeng, 53.
Sapi yang dibeli untuk bantuan Presiden diberi nama Bima Seta. Dari hasil penimbangan terakhir, sapi itu berbobot 977 kilogram (kg). Hingga hari penyembelihan atau Iduladha, bobot sapi itu diperkirakan masih bisa bertambah hingga 20 kg.
Sugeng menjelaskan Bima Seta menjadi salah satu sapi yang diternak Lingga. Tak ada perlakuan khusus untuk membesarkan sapi hingga berukuran jumbo.
Sugeng memelihara sapi hingga bisa berukuran jumbo tergantung dari pemilihan bibit. Bima Seta dibeli beberapa tahun lalu atau ketika masih anakan dari peternak sapi di wilayah Kebumen.
“Tipsnya yang jelas itu pemilihan bibit yang bagus. Kemudian pemeliharaannya juga harus maksimal. Kerap dimandikan satu atau dua pekan sekali,” ungkap Sugeng saat ditemui wartawan di rumahnya yang berdekatan dengan kandang di Dukuh Kijilan.
Soal pakan, Sugeng menjelaskan tak ada pakan khusus yang diberikan. Jenis pakan yang diberikan pada umumnya pakan sapi, di antaranya hijauan, singkong, dedak, dan jenis pakan sapi lainnya. Dalam sehari, total biaya untuk pakan sekitar Rp70.000 untuk satu ekor. “Sehari itu diberi pakan dua kali,” kata Sugeng.
Sementara itu, Lingga mengungkapkan ketertarikannya pada dunia peternakan sudah ada sejak kecil. Dia juga mengungkapkan kunci merawat sapi hingga bisa berukuran jumbo yakni pemilihan bibit dan telaten dalam pemeliharaan. “Ya dirawat setiap hari, sering dipegang. Yang jelas setiap hari berinteraksi,” jelas Lingga.
Dia juga menjelaskan sapi-sapi PO yang dipelihara kerap digunakan untuk membantu membajak sawah hingga menarik gerobak. “Kalau itu sering-sering dilatih. Di sini ini kebetulan masih banyak sapi yang digunakan untuk membantu menarik gerobak dan membajak sawah,” kata Lingga.
Lingga menjelaskan ada dua kandang yang dikelola bersama keluarga. Satu kandang khusus untuk breeding dan satu kandang digunakan untuk pemeliharaan. “Kalau yang di sini [kandang untuk pemeliharaan] ada sekitar 16 ekor,” ungkap Lingga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten Iwan Kurniawan menjelaskan sebelumnya ada dua sapi yang diusulkan ke provinsi untuk dipilih sebagai sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto. “Kemarin ada dua yang diajukan masing-masing seberat 850 kg dan 930 kg. Kemudian dipilih satu yang terberat yakni yang dari Jogonalan itu,” kata Iwan.
Rencananya, sapi bantuan Presiden Prabowo itu disembelih saat Iduladha di Masjid Raya Klaten. Petugas DKPP secara intensif mengecek kondisi kesehatan sapi bantuan presiden tersebut.

Leave a Reply