Iran Tutup Ruang Udara Teheran saat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Iran Tutup Ruang Udara Teheran saat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Masyarakat berkumpul dalam jumlah besar di Alun-alun Enghelab, Pole-e-Choobi, dan Simpang Valiasr untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei—yang gugur sebagai syahid—serta beberapa anggota keluarganya, Minggu (5/7/2026). (Istimewa/IRNA)

Medianusantara.site, TEHERAN — Pemerintah Iran menutup sepenuhnya ruang udara Teheran pada Senin (6/7/2026) sebagai bagian dari pengamanan prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kantor berita ISNA melaporkan seluruh penerbangan reguler di Bandara Internasional Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini dihentikan sementara selama pelaksanaan upacara penghormatan terakhir di ibu kota Iran.

Operasional Bandara Mehrabad dijadwalkan kembali normal pada Selasa (7/7/2026), sedangkan Bandara Internasional Imam Khomeini masih akan tetap ditutup.

Pemerintah Iran juga mengumumkan penutupan ruang udara di atas Kota Mashhad beserta operasional Bandara Internasional Shahid Hasheminejad pada 9 Juli, bertepatan dengan upacara pemakaman terakhir di Kompleks Makam Imam Reza.

Sementara itu, penerbangan di wilayah lain Iran tetap beroperasi normal selama 7-8 Juli, kecuali di Mashhad pada hari terakhir rangkaian prosesi.

Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu perang selama beberapa pekan dan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Rangkaian pemakaman resmi dimulai pada Jumat (3/7/2026) dan dihadiri para pemimpin negara serta delegasi resmi dari berbagai kawasan yang memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Pada Ahad (5/7/2026), Iran menggelar salat jenazah akbar di Masjid Imam Khomeini Mosalla, Teheran. Upacara itu dihadiri ratusan ribu pelayat yang sejak dini hari memadati lokasi sambil membawa bendera Iran.

Salat jenazah dipimpin ulama senior Syiah Ayatollah Jafar Sobhani. Hadir pula Presiden Iran Masoud Pezeshkian, pejabat militer, politikus senior, serta tokoh agama.

Sesuai jadwal resmi, prosesi pemakaman utama berlangsung di Teheran pada Senin (6/7/2026), kemudian dilanjutkan ke Kota Qom pada 7 Juli.

Pada 8 Juli, rangkaian penghormatan dijadwalkan berlangsung di Baghdad, Najaf, dan Karbala, Irak. Jenazah akan disambut tokoh agama dan pejabat politik sebelum dibawa ke sejumlah tempat suci umat Syiah.

Puncak rangkaian pemakaman dan prosesi pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di Kompleks Makam Imam Reza di Kota Mashhad, salah satu situs paling suci bagi umat Syiah.

Di sela rangkaian peringatan tersebut, delegasi resmi Hizbullah yang dipimpin Muhammad Fneish juga bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Teheran pada Sabtu (5/7/2026). Delegasi yang mewakili Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem itu menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khamenei serta menegaskan solidaritas kepada Iran.

Araghchi menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Hizbullah dan kembali menegaskan dukungan Iran terhadap kelompok tersebut. Ia juga menyatakan Iran akan terus mendorong upaya mengakhiri perang di Lebanon dan menghentikan pendudukan sesuai nota kesepahaman gencatan senjata.

Leave a Reply