Kirab HUT ke-80 Sukoharjo Dipusatkan di Alun-alun, Dimeriahkan Flashmob Gambyong

Kirab HUT ke-80 Sukoharjo Dipusatkan di Alun-alun, Dimeriahkan Flashmob Gambyong
Sekda Sukoharjo, Abdul Haris Widodo (kedua dari kanan) menyampaikan materi rangkaian kegiatan HUT Sukoharjo, Senin (6/7/2026).

Medianusantara.site, SUKOHARJO — Perayaan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo pada 2026 bakal tampil berbeda. Kirab Pataka yang menjadi rangkaian utama peringatan dipusatkan di Alun-alun Satya Negara dan dimeriahkan dengan flashmob Tari Gambyong yang melibatkan ribuan siswa serta masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengusung tema Sukoharjo Spektabuler dalam peringatan tahun ini. Selain menghadirkan pertunjukan seni, sejumlah rangkaian acara juga diubah agar lebih banyak melibatkan masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, mengatakan salah satu perubahan paling mencolok adalah ditiadakannya sidang paripurna istimewa DPRD Sukoharjo. Sebagai gantinya, pemerintah menggelar upacara peringatan Hari Jadi Sukoharjo di Alun-alun Satya Negara pada 15 Juli yang dapat diikuti masyarakat.

“Masyarakat diperbolehkan berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Jadi Sukoharjo di Alun-alun. Mereka diminta memakai kostum adat Nusantara. Kami menyediakan 200 war tiket untuk masyarakat. Peserta dengan kostum terbaik bakal mendapatkan hadian berupa sepeda,” kata dia, Senin (6/7/2026).

Haris menjelaskan perubahan lain terlihat pada rute Kirab Pataka yang dibuat lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kirab dimulai dari halaman Gedung Setda Sukoharjo, melewati Jalan Jenderal Sudirman hingga Simpang Lima (Proliman), lalu berakhir di Gedung DPRD Sukoharjo, kini iring-iringan hanya berlangsung dari Rumah Dinas Bupati Sukoharjo menuju Alun-alun Satya Negara.

“Rute kirab pataka lebih pendek dibanding tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, kami fokus menyelenggarakan upacara di Alun-alun Sukoharjo yang melibatkan ratusan masyarakat,” papar dia.

Selain Kirab Pataka, Pemkab Sukoharjo juga menyiapkan sejumlah gunungan berisi produk unggulan dari masing-masing kecamatan. Gunungan tersebut akan diarak dalam kirab sebelum diperebutkan masyarakat sebagai bagian dari tradisi perayaan.

Flashmob Tari Gambyong Libatkan Ribuan Peserta

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sukoharjo, Suyamto, mengatakan Kirab Pataka juga akan dimeriahkan dengan flashmob Tari Gambyong yang melibatkan sekitar seribu siswa dan masyarakat bersama sejumlah sanggar seni di Sukoharjo.

Setelah rombongan kirab tiba di Alun-alun Satya Negara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo akan ikut menari bersama ribuan peserta dengan iringan gamelan Jawa yang dimainkan secara langsung.

“Mereka bakal menari bersama diiringi suara gamelan Jawa yang dimainkan secara live di area Alun-alun. Masyarakat juga diperbolehkan menari bersama. Esensi perayaan Hari Jadi Sukoharjo untuk menghibur masyarakat,” papar dia.

Leave a Reply