Medianusantara.site, SOLO — Penyelenggara Haul Al Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (Haul Solo) ke-115 bakal dibantu relawan dari berbagai daerah untuk menyukseskan acara. Mereka mengambil berbagai peran, mulai dari menyediakan pengeras suara, memasak, hingga membantu kebersihan.
Salah satu panitia Haul Solo sekaligus canggah Habib Alwi, Abdul Kadir Hasan Alhabsyi, menjelaskan relawan yang paling jauh dan rutin membantu setiap tahun berasal dari Banjar, Kalimantan Selatan.
“Iya, seharusnya relawan dari Banjar mengirim pengeras suara untuk haul tahun ini, insyaallah,” kata dia kepada Espos melalui WhatsApp, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, biasanya relawan dari Banjar mengirimkan puluhan pengeras suara untuk membantu pelaksanaan Haul Solo. “Mereka biasa membawa 90 horn dari Banjar. Sound horn yang putih itu dipasang di menara. Mereka naik mobil pikap membawa horn ke sini,” ungkap dia.
Dia menjelaskan relawan dari Banjar tersebut sudah lama membantu penyelenggaraan Haul Solo. Sebelumnya, penyelenggara memasang dan mengelola pengeras suara sendiri, tetapi kini mendapat banyak bantuan. “Dulu itu ada tim sound yang menangani sendiri. Tetapi lama-lama enggak mengatasi semuanya. Lah, kan yang hadir tambah banyak,” ungkap dia.
Selain itu, kata dia, ada relawan yang membantu mengolah bahan pangan untuk disajikan kepada para tamu. Penyelenggara berencana menyiapkan 3.000 nampan nasi kebuli untuk haul. Kambing yang disiapkan sekitar 200-300 ekor.
Menurut dia, banyak relawan dari berbagai daerah datang membawa peralatan masak untuk membantu menyajikan makanan kepada para tamu. Ada yang datang setiap tahun maupun beberapa tahun sekali untuk membantu memasak.
“Mereka datang sendiri, misalkan tahun lalu enggak datang, tahun ini datang membantu. Siapa yang ada alhamdulillah selalu jalan, mereka dari Pasuruan, Solo, dan daerah lainnya,” ungkap dia.
Petugas Kebersihan dan Keamanan
Terpisah, Camat Pasar Kliwon, Ari Wibowo, menjelaskan Kecamatan Pasar Kliwon akan melibatkan sekitar 100 petugas kebersihan. Biasanya, banyak sampah di jalan-jalan protokol hingga perkampungan yang menjadi persoalan setelah acara.
Selain itu, kata dia, Kecamatan Pasar Kliwon akan menugaskan personel satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) yang akan bertugas selama 24 jam. Mereka akan bergabung dengan tim keamanan gabungan yang bertugas selama Haul Solo.
“Kami mengundang, mohon bantuannya segenap masyarakat, terutama kalau ada relawan-relawan mohon bantu kami bersama membersihkan sampah-sampah,” papar dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, menjelaskan puncak Haul Solo 2026 berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) dan Minggu (4/10/2026). Rangkaian acara maulid digelar di Masjid Riyadh Solo sejak setelah subuh hingga Minggu siang.
Maretha memperkirakan jumlah jemaah yang menghadiri Haul Solo 2026 selama tiga hari mencapai 237.000 orang. Perkiraan tersebut didasarkan pada kapasitas gedung dan ruas jalan yang digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan. “Karena acara Haul Sabtu dan Minggu atau akhir pekan. Jadi kemungkinan jumlahnya lebih dari itu,” ujar dia.

Leave a Reply