Medianusantara.site, SUKOHARJO — Istri anggota DPRD Sukoharjo Didik Dwi Raharja, Sari Sanjaya, meramaikan kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) Ponowaren, Kecamatan Tawangsari. Sari ingin melanjutkan sejumlah program pembangunan yang sebelumnya dijalankan suaminya saat menjabat sebagai kepala desa.
Bakal calon kepala desa dari kalangan perempuan mulai bermunculan sebagai peserta Pilkades serentak di Sukoharjo. Mereka ingin memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, termasuk kalangan perempuan. Salah satunya Sari Sanjaya yang mendaftar sebagai bakal calon kepala desa pada 1 Oktober 2026.
Sari merupakan istri anggota DPRD Sukoharjo dari Fraksi PDIP, Didik Dwi Raharja. Sebelum terpilih sebagai legislator, Didik menjabat sebagai Kepala Desa Ponowaren. Dia mengundurkan diri sebagai kepala desa lantaran berniat maju sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024.
Posisi Kepala Desa Ponowaren kemudian diisi oleh penjabat (Pj.) yang berasal dari aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Tawangsari selama perpanjangan masa jabatan kepala desa.
“Saya didorong oleh warga dan tokoh masyarakat agar melanjutkan kepemimpinan suami sebagai kepala desa. Kemudian, saya berdiskusi dengan suami dan keluarga inti sebelum memutuskan maju sebagai bakal calon kepala desa,” kata Sari Sanjaya, Kamis (8/10/2026).
Sari menyebut banyak program pembangunan desa yang tertunda akibat pandemi Covid-19. Program-program tersebut kembali tidak bisa berjalan maksimal setelah suaminya memilih mengundurkan diri dari jabatan kepala desa lantaran berniat maju mengikuti kontestasi pemilu legislatif (Pileg) 2024.
Dia ingin melanjutkan program pembangunan desa yang tertunda jika terpilih sebagai kepala desa.
“Pembangunan gedung serbaguna dan rehabilitasi lapangan desa belum terealisasi hingga sekarang. Kemudian, pengembangan embung sebagai ikon wisata juga belum terwujud. Ini menjadi atensi saya jika diberi amanah oleh masyarakat,” papar dia.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sukoharjo, Sujarwo, mengatakan partisipasi kandidat dari kalangan perempuan dalam Pilkades serentak cukup tinggi.
Jumlah bakal calon kepala desa dari kalangan perempuan lebih dari 10 orang. Hal ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi perempuan untuk menjadi calon pemimpin di level desa.
“Kandidat perempuan dalam pilkades merata di 11 kecamatan. Jumlahnya lebih dari 10 orang, mungkin belasan orang. Bisa jadi bertambah karena masa pendaftaran masih satu hari lagi,” urai Sujarwo.

Leave a Reply