Muncul Isu Sell Indonesia, Respons Purbaya: Penulis Tidak Tahu Keadaan Indonesia

Muncul Isu Sell Indonesia, Respons Purbaya: Penulis Tidak Tahu Keadaan Indonesia
Ilustrasi Indeks harga saham gabungan (IHSG). (Rahmatullah/JIBI/Bisnis Indonesia)

Medianusantara.site, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi terkait isu ‘Sell Indonesia’ yang kini menjadi pembahasan publik. Menurut dia, isu tersebut muncul dipicu oleh persepsi negatif investor, meski fundamental ekonomi dinilai masih positif.

Tidak hanya itu, Purbaya turut membantah isu Sell Indonesia dipicu oleh pengelolaan fiskal pemerintah yang buruk. Dia mengeklaim APBN terkendali setidaknya sampai data akhir Mei 2026. 

Isu Sell Indonesia mencuat usai adanya media asing yang menyoroti terkait dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG), serta pelemahan rupiah hingga tembus ke level Rp18.000 per dolar AS.

“Itu saya baca di Bloomberg, salah satu penulisnya mungkin enggak tahu keadaan Indonesia seperti apa. Makanya kemarin saya sengaja percepat APBN KiTa untuk memperlihatkan ke pasar, kondisi fiskal kami baik ekonomi kami juga cukup kuat,” kata Purbaya kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (6/6/2026). 

Sebelumnya, data APBN sampai 31 Mei 2026 menunjukkan defisit fiskal mencapai Rp180,4 triliun atau 0,7% terhadap PDB. Meski tumbuh 763% dibanding Mei 2025, defisit ini menyempit apabila dibandingkan dengan posisi defisit akhir kuartal I/2026 yaitu Rp240,1 triliun (0,93% PDB). 

Keseimbangan primer juga tercatat kembali membukukan surplus menjadi Rp58,6 triliun. Nilainya meningkat dari surplus April 2026 Rp28 triliun.

Surplus keseimbangan primer menunjukkan bahwa pemerintah tidak gali lubang tutup lubang, alias menerbitkan utang baru pada bulan tersebut untuk sekadar membayar bunga utang periode sebelumnya. 

Oleh sebab itu, Purbaya menilai ke depan sentimen negatif investor yang memicu aksi jual SBN hilang. Dia pun meminta agar para investor melihat kondisi ekonomi nasional. 

“Jadi teman-teman investor tolong lihat lebih detail, pahami kondisi ekonominya seperti apa. Yang saya bisa katakan sekarang fiskal bagus, ekonominya masih bagus, kepemimpinan Bapak Presiden masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan strategi pembangunan bapak Presiden,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Purbaya Buka Suara soal ‘Sell Indonesia’ Usai Rupiah-IHSG Jeblok

Leave a Reply