Medianusantara.site, SOLO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank Jateng menghadirkan promo tarif khusus untuk layanan Bus Rapid Transit atau BRT Trans Jateng dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-81 RI.
Promo ini berlaku untuk semua rute Trans Jateng kategori umum, termasuk rute Solo-Wonogiri dan Solo-Sragen. Perinciannya, Promo Pekan QRIS diskon 81% periode 11-17 Agustus 2026 dengan ketentuan ada kuota harian.
Kemudian promo Gebyar Fest 81 cukup bayar Rp81 menggunakan QRIS Bank Jateng via aplikasi Bima atau Si Anteng. Periode promo berlaku 12 Agustus-30 September 2026.
Kepala Bank Indonesia Jateng, Mohamad Noor Nugroho, menjelaskan Bank Indonesia menyediakan promo Pekan QRIS diskon 81% untuk semua koridor BRT Trans Jateng dan layanan Trans Semarang.
“Ini kuotanya 219 transaksi per hari per koridor. Ini berlaku di seluruh layanan BRT Trans Jateng dan layanan Trans Semarang. Transaksinya bisa menggunakan QRIS,” ujar dia kepada wartawan secara virtual pada acara Media Briefing Se-Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026) siang.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat menambahkan nominal transaksi QRIS mencapai Rp11,62 Triliun, dengan pertumbuhan 113,9% year on year (yoy) di Soloraya hingga Juni 2026. Kota Solo menjadi pangsa merchant dan transaksi QRIS terbesar.
“Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat di Soloraya sudah memiliki awareness yang cukup baik untuk bertransaksi secara digital. Mereka merasakan kemudahan, murah, dan juga keandalan sistem pembayaran menggunakan QRIS,” kata dia.
Penggunaan QRIS di Soloraya
Menurut dia, KPw BI Solo mendorong masyarakat menggunakan QRIS dalam transaksi jual beli serta menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran pajak sehingga pemerintahan bisa lebih transparan.
“Tentu saja kami membutuhkan peran aktif masyarakat untuk terus mengaktifkan penggunaan QRIS karena kalau tidak QRIS bisa menjadi dormant. Ketika QRIS sudah dormant, saya khawatir tidak akan digunakan lagi oleh perbankan. Maka pada kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk menggunakan QRIS sebagai kanal pembayaran transaksinya,” ungkap dia.
Dia mengatakan perbankan melakukan penertiban QRIS beberapa waktu lalu untuk menciptakan ekosistem penggunaan QRIS yang lebih aman. Upaya itu juga agar QRIS tidak digunakan oleh merchant yang fiktif serta QRIS digunakan sesuai ketentuan.
“Nah, yang dilakukan oleh Bank Indonesia yang pertama adalah kami mengedukasi para merchant agar secara proaktif menawarkan QRIS sebagai salah satu media atau kanal pembayaran,” ujar dia.

Leave a Reply